13 Tanda Hubungan yang Tidak Sehat, Ketahui Tiga Cara Mudah Memperbaikinya!

Galuh Prakasa
Minggu 29 Oktober 2023, 20:10 WIB
Ilustrasi | 13 tanda hubungan yang tidak sehat dan cara memperbaikinya. (Sumber : Freepik)

Ilustrasi | 13 tanda hubungan yang tidak sehat dan cara memperbaikinya. (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Hubungan bisa mengalami perubahan, dan tidak selalu berjalan sehat sepanjang waktu.

Hubungan dikategorikan sebagai tidak sehat ketika aspek negatifnya mendominasi atau perilaku tertentu berdampak merugikan pada salah satu atau kedua individu yang terlibat.

Terutama saat situasi stres, seringkali muncul perilaku dan mekanisme penanganan yang menciptakan masalah.

Baca Juga: Sering Silent Treatment Pasangan Saat Marah? Ini 5 Dampak Buruknya Bagi Hubungan

Tanda-tanda hubungan yang tidak sehat meliputi:

1. Upaya untuk mengontrol perilaku.
2. Menghindari interaksi.
3. Takut untuk berbagi pendapat atau pemikiran.
4. Merasa terpaksa meninggalkan hal-hal yang disukai.
5. Kritik terhadap tindakan, orang yang ditemani, penampilan, dan lainnya.
6. Merasa terdorong untuk menjadi seseorang yang tidak sesuai dengan diri sendiri.
7. Menganggap berkumpul adalah kewajiban.
8. Ketidakadilan dalam menyelesaikan konflik.
9. Kehilangan privasi atau tekanan untuk membagikan setiap aspek kehidupan.
10. Mengabaikan kebutuhan pribadi demi memprioritaskan pasangan.
11. Komunikasi yang buruk.
12. Ketidakseimbangan dalam mengelola sumber daya bersama seperti uang dan transportasi.
13. Pertengkaran yang keras.

Beberapa di antara ini bisa bersifat sementara dan dapat diatasi baik melalui upaya mandiri atau dengan bantuan seorang profesional kesehatan mental.

Namun, ketika masalah serius seperti perilaku abusif muncul, prioritas utama Anda adalah menjaga keselamatan dan keamanan.

Membangun Hubungan yang Lebih Sehat

Perilaku toksik sering menjadi tanda bahwa hubungan yang tidak sehat perlu diubah atau diakhiri.

Untuk masalah lain, ada berbagai cara untuk mengatasi kelemahan dan membangun hubungan yang lebih sehat.

Baca Juga: Saling Bertukar Password dengan Pacar, Pentingkah?

1. Komitmen untuk Bekerja Sama

Hubungan membutuhkan usaha dari kedua pihak. Jika Anda adalah satu-satunya yang berusaha untuk memperbaiki semuanya, hubungan akan menjadi tidak seimbang.

Hal ini dapat menimbulkan stres, kebencian, dan kelelahan emosional.

Setiap individu harus bersedia berkontribusi untuk menjaga hubungan dan menghadapi masalah yang mungkin timbul. Ada komitmen mutual untuk bekerja keras demi membangun hubungan yang lebih kokoh.

2. Ekspresi Penghargaan

Pasangan yang saling menghargai sering merasakan kedekatan yang lebih dalam dan kebahagiaan pribadi yang lebih tinggi. Menyatakan rasa terima kasih adalah hal yang penting.

Penelitian menunjukkan bahwa menyatakan rasa terima kasih kepada pasangan dapat meningkatkan hubungan, terutama jika itu dilakukan dengan tulus.

Penelitian lain menemukan bahwa menerima apresiasi dari pasangan membantu menjaga hubungan, bahkan saat ada konflik atau tekanan keuangan.

Cara mengungkapkan penghargaan kepada pasangan meliputi:

- Melakukan tugas rumah tangga yang biasanya dilakukan oleh mereka.
- Memberi kartu ucapan untuk menyatakan perasaan Anda.
- Menyiapkan hidangan favorit mereka.
- Membeli tiket untuk acara yang mereka sukai.

Baca Juga: Mengatasi Konflik: 6 Teknik De-Eskalasi untuk Meredakan Ketegangan

3. Jaga Keragaman

Rutinitas sehari-hari, termasuk pekerjaan dan urusan keluarga, dapat membuat pasangan jatuh ke dalam pola yang monoton.

Seiring berjalannya waktu, ini bisa membuat hubungan terasa membosankan dan mengurangi keterlibatan bersama.

Untuk menjaga api cinta tetap menyala dalam jangka panjang, Anda bisa:

- Jadwalkan kencan rutin atau alokasikan waktu setiap minggu untuk saling berkualitas.
- Coba hal-hal baru bersama, seperti mengikuti kursus atau mengejar hobi bersama.
- Temukan cara untuk memberikan kejutan, seperti pesan singkat tiba-tiba yang mengungkapkan rasa kangen.
- Temukan momen intim dan upaya untuk mempertahankan gairah.

Kapan Mencari Bantuan untuk Hubungan

Semua hubungan menghadapi rintangan. Masalah keuangan, tantangan dalam mendidik anak, dan perbedaan lainnya bisa menimbulkan kendala dalam hubungan jangka panjang.

Meskipun hubungan Anda sebagian besar sehat, masalah yang muncul mungkin memerlukan bantuan profesional.

Jika Anda merasa hubungan Anda bisa mendapat manfaat dari bantuan luar, pertimbangkan berbicara dengan seorang konselor atau terapis.

Menemukan seorang profesional kesehatan mental yang kompeten dalam mengatasi masalah hubungan bisa membantu Anda berdua dalam berkomunikasi dan mengatasi masalah yang mungkin dianggap sulit.

Bekerjasama dengan seorang terapis pasangan bisa menjadi solusi yang efektif untuk menghadapi masalah hubungan Anda.

Ingatlah bahwa Anda tidak dapat memaksa seseorang untuk mengubah perilakunya kecuali mereka sendiri ingin berubah. Jika pasangan

Anda tidak tertarik atau enggan menjalani terapi, Anda selalu bisa mencari dukungan dari luar hubungan dan mempertimbangkan akhir yang lebih sehat jika diperlukan.

Baca Juga: Mendalami Kepribadian ISFJ, Sosok Introvert yang Bertanggung Jawab dan Humble

Sebuah Pesan

Meskipun hubungan Anda mungkin tampak sehat, kadang-kadang memeriksa diri sendiri dan mencari perbaikan bersama bisa bermanfaat.

Hubungan yang sehat melibatkan kemampuan untuk mengenali masalah, termasuk masalah pribadi, yang mungkin mengancam keberlanjutan hubungan dalam jangka panjang.

Dengan bersama-sama, Anda bisa menciptakan hubungan yang lebih kokoh dan penuh cinta.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)