Sabun Kedaluwarsa Apakah Masih Aman Dipakai? Simak Penjelasan Berikut Ini

Arendya Nariswari
Kamis 19 Oktober 2023, 18:51 WIB
Ilustrasi gelembung sabun (Sumber : Unsplash/@Matthew Tkocz)

Ilustrasi gelembung sabun (Sumber : Unsplash/@Matthew Tkocz)

INFOSEMARANG.COM - Bahan kebutuhan rumah tangga, seperti sabun tak jarang tersimpan di tempat tersembunyi hingga tiba masa kedaluwarsanya.

Terkadang banyak yang merasa bingung, sebab masih dalam kondisi utuh dan wangi, mereka mempertanyakan apakah sabun tersebut masih bisa, aman dan layak untuk digunakan?

Sabun merupakan salah satu produk perawatan tubuh yang paling umum digunakan. Sabun berfungsi untuk membersihkan kulit dari kotoran, kuman, dan bakteri. Sabun biasanya memiliki tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.

Baca Juga: Mengenal HyperOS, Sistem Baru yang Akan Segera Gantikan MIUI Pada Xiaomi

Pertanyaannya, apakah sabun yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa masih aman dipakai?

Jawabannya adalah iya, sabun yang sudah kedaluwarsa masih aman dipakai. Sabun yang sudah kedaluwarsa masih memiliki kemampuan untuk membersihkan kulit dari kotoran dan kuman.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan sabun yang sudah kedaluwarsa, yaitu:

  • Cek kondisi sabun. Jika sabun sudah berubah warna, beraroma busuk, atau berjamur, sebaiknya jangan digunakan.
  • Gunakan sabun secukupnya. Sabun yang sudah kedaluwarsa cenderung lebih cepat habis karena kualitasnya yang menurun.
  • Simpan sabun di tempat yang kering dan sejuk. Penyimpanan yang tepat dapat membantu sabun bertahan lebih lama.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Jadwalkan Pemanggilan Ketua KPK, Firli Bahuri Jumat (20/10) dalam Kasus Dugaan Pemerasan eks Mentan SYL

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang keamanan sabun yang sudah kedaluwarsa:

Kemampuan sabun untuk membersihkan kulit

Sabun bekerja dengan cara memecah minyak dan lemak yang menempel pada kulit. Sabun juga dapat membantu mengangkat kotoran dan kuman dari kulit.

Kemampuan sabun untuk membersihkan kulit tidak terpengaruh oleh tanggal kedaluwarsa. Sabun yang sudah kedaluwarsa masih dapat memecah minyak dan lemak, serta mengangkat kotoran dan kuman dari kulit.

Kemungkinan sabun menimbulkan iritasi kulit

Sabun yang sudah kedaluwarsa mungkin mengandung bakteri atau jamur. Bakteri atau jamur ini dapat menyebabkan iritasi kulit, seperti gatal-gatal, kemerahan, atau ruam.

Untuk mengurangi risiko iritasi kulit, sebaiknya gunakan sabun secukupnya dan hindari penggunaan sabun yang sudah berubah warna, beraroma busuk, atau berjamur.

Baca Juga: Pasangan Tiba-Tiba Marah Tanpa Sebab? Bisa Jadi Karena Hal Ini

Masa simpan sabun

Secara umum, sabun yang diproduksi secara massal di pabrik memiliki masa simpan hingga dua tahun atau lebih. Sedangkan sabun handmade umumnya bisa bertahan selama satu tahun setelah dibeli.

Namun, masa simpan sabun dapat berbeda-beda tergantung pada jenis sabun, bahan-bahan yang digunakan, dan cara penyimpanan.

Tips agar sabun awet

Berikut adalah beberapa tips untuk memperpanjang masa simpan sabun:

  • Simpan sabun di tempat yang kering dan sejuk.
  • Hindari menyimpan sabun di tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung.
  • Tutup rapat kemasan sabun setelah digunakan.
  • Gunakan sabun secukupnya.

Baca Juga: Video Lawas Kesaksian Roh Amelia Kasus Pembunuhan di Subang Viral, Publik Kaget Sebab Jadi Kenyataan

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat memperpanjang masa simpan sabun dan menggunakannya dengan aman.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)