Efek Negatif Terlalu Bucin ke Pasangan, Ternyata Bisa Bikin Kesehatan Mental Terganggu Loh!

Arendya Nariswari
Rabu 18 Oktober 2023, 16:00 WIB
Ilustrasi pasangan bucin (Sumber : Pexels/Trần Long)

Ilustrasi pasangan bucin (Sumber : Pexels/Trần Long)

INFOSEMARANG.COM - Jatuh cinta memang berjuta rasanya, namun coba pahami efek negatif terlalu bucin dengan pasangan ya! Ingat, yang berlebihan belum tentu baik dan membuat hubungan jadi lebih harmonis.

Istilah "bucin" merupakan kependekan dari "budak cinta". Istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tergila-gila pada pasangannya hingga melupakan segalanya di sekitarnya. Bucin biasanya ditandai dengan perilaku berikut:

  • Rela melakukan apa saja demi pasangan, bahkan jika hal tersebut merugikan diri sendiri
  • Selalu ingin bersama pasangan, bahkan jika itu berarti mengabaikan teman dan keluarga
  • Merasa tidak berharga tanpa pasangan
  • Memiliki perasaan cemburu yang berlebihan
  • Mudah tersulut emosi jika pasangannya tidak menuruti keinginannya

Baca Juga: Alasan Bayi Lebih Baik Tidur di Suhu Dingin, Bisa Bikin Lebih Nyenyak

Efek negatif bucin

Bucin yang berlebihan dapat berdampak negatif pada diri sendiri dan hubungan kita, antara lain:

Bucin yang berlebihan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi. Hal ini karena bucin membuat kita merasa tidak aman dan tidak berharga tanpa pasangan.

  • Hubungan

Bucin yang berlebihan dapat membuat hubungan menjadi tidak sehat. Hal ini karena bucin membuat kita menjadi terlalu bergantung pada pasangan dan tidak memiliki batasan yang sehat dalam hubungan.

Baca Juga: Erick Thohir Buat SKCK di Baintelkam Polri, Syarat Pendaftaran Cawapres ke KPU?

  • Kehidupan sosial

Bucin yang berlebihan dapat membuat kita mengabaikan teman dan keluarga. Hal ini dapat menyebabkan kita merasa kesepian dan terisolasi.

Cara mengatasi bucin

Jika Anda merasa bahwa Anda terlalu bucin, berikut beberapa cara untuk mengatasinya:

  • Luangkan waktu untuk diri sendiri

Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai, tanpa pasangan Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk lebih menghargai diri sendiri dan tidak bergantung pada pasangan.

  • Tetapkan batasan dalam hubungan

Tetapkan batasan yang sehat dalam hubungan Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk tetap menjadi diri sendiri dan tidak kehilangan jati diri Anda.

Baca Juga: Ini Tanggapan Sandiaga Uno Usai Mahfud MD Resmi Diumumkan Cawapres Ganjar: Bersyukur...

  • Dengarkan pendapat orang lain

Bicaralah dengan teman atau keluarga Anda tentang perasaan Anda. Mereka dapat memberikan dukungan dan nasihat yang Anda butuhkan.

Cinta adalah hal yang indah, tetapi penting untuk mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Jika Anda merasa bahwa Anda terlalu bucin, cobalah untuk mengatasinya dengan cara-cara yang telah disebutkan di atas.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)