Cara Membantu Anak Usia Remaja Mengatasi Kemarahan Mereka Selama Masa Pubertas

Galuh Prakasa
Selasa 17 Oktober 2023, 17:27 WIB
Ilustrasi | Tips efektif untuk membantu remaja mengatasi kemarahan mereka selama masa pubertas. (Sumber : Unsplash/Caleb Woods)

Ilustrasi | Tips efektif untuk membantu remaja mengatasi kemarahan mereka selama masa pubertas. (Sumber : Unsplash/Caleb Woods)

INFOSEMARANG.COM -- Remaja dalam masa pubertas sering mengalami kemarahan, dan sebagai orang tua atau pengasuh, Anda dapat membantu mereka mengatasi emosi ini.

Dalam artikel ini, kami akan membahas penyebab kemarahan remaja, tanda-tanda yang perlu diperhatikan, dan cara memberikan dukungan yang efektif.

Penyebab Kemarahan Remaja

Baca Juga: 5 Kecelakaan Kereta Api Mematikan yang Memakan Banyak Korban Jiwa, Salah Satunya di Indonesia

Kemarahan adalah emosi manusia yang dapat dipicu oleh berbagai alasan. Remaja bisa marah atas ketidakadilan, penolakan, kehilangan, atau kekecewaan.

Namun, perlu diingat bahwa remaja memiliki perubahan hormon yang signifikan selama masa pubertas, yang dapat memengaruhi emosi mereka.

Hormon ini dapat membuat mereka lebih emosional dan sulit mengendalikan diri.

Depresi juga dapat menjadi faktor yang memicu kemarahan. Jika remaja tidak memiliki cara untuk mengatasi emosi mereka, mereka mungkin mengalihkannya ke dalam dan mengalami depresi.

Masalah di rumah, seperti perceraian atau pertikaian keluarga, juga dapat memengaruhi suasana hati remaja Anda.

Tanda-tanda Kemarahan Remaja

Bagaimana Anda tahu kapan anak Anda marah?

Beberapa tanda-tanda yang perlu diperhatikan termasuk meningkatnya gerakan, kurangnya kesabaran, penggunaan bahasa kasar, penurunan sopan santun, agresi pasif, dan kurangnya nuansa dalam berbicara.

Namun, penting untuk membedakan antara kemarahan yang normal dan tanda-tanda yang lebih serius.

Jika remaja Anda terlibat dalam perilaku fisik agresif, memiliki lebam atau bekas luka, atau menunjukkan tanda-tanda depresi, segera cari dukungan profesional.

Baca Juga: Kesaksian Penumpang Kereta Api Argo Semeru saat KA Anjlok

Cara Memberikan Dukungan

Untuk membantu remaja mengatasi kemarahan mereka, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil:

1. Validasi Perasaan: Dengarkan dan akui perasaan mereka. Validasi perasaan mereka dapat membantu mereka merasa didengar dan lebih responsif terhadap panduan tentang cara mengendalikan kemarahan.

2. Bantu Mereka Temukan Saluran: Alihkan kemarahan mereka ke aktivitas fisik atau musik. Berolahraga dan mendengarkan musik dapat membantu mengatasi emosi negatif.

3. Dukung Diri Anda Sendiri: Jangan lupakan diri Anda sendiri. Tetaplah tenang, tetapkan batasan, jadwalkan waktu pribadi, dan pertimbangkan untuk bergabung dengan kelompok dukungan atau berbicara dengan teman-teman orang tua Anda.

Baca Juga: Video Detik-detik Kereta Api Argo Semeru yang Anjlok Diserempet KA Argo Wilis, Perekam: 'Astagfirullah!'

Kesimpulannya, menghadapi kemarahan remaja adalah bagian normal dari tumbuh dewasa.

Ingatlah bahwa Anda tidak selalu dapat melindungi mereka dari kemarahan, tetapi Anda dapat membantu mereka belajar mengelola emosi ini dengan efektif.

Kunci utamanya adalah memberikan dukungan dan pengertian. Selamat mendukung remaja Anda melalui masa pubertas yang penuh perubahan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )