Perbedaan Sanguinis, Plegmatis, Koleris dan Melankolis, Anda Termasuk yang Mana?

Jeanne Pita W
Jumat 13 Oktober 2023, 11:10 WIB
Ilustrasi | Perbedaan Sanguinis, Plegmatis, Koleris dan Melankolis (Sumber : 16personalities.com)

Ilustrasi | Perbedaan Sanguinis, Plegmatis, Koleris dan Melankolis (Sumber : 16personalities.com)

INFOSEMARANG.COM -- Secara garis besar, terdapat empat tipe kepribadian yang dapat membentuk citra diri seseorang.

Empat tipe kepribadian tersebut yakni sanguinis, plegmatis, koleris dan melankolis.

Empat tipe kepribadian ini disebut juga sebagai The Four Temperaments.

Baca Juga: Stop Konsumsi Ini Jika Ingin Terhindar Dari Rambut Rontok dan Kebotakan

Hal ini terbentuk pertama kali melalui penemuan dari tokoh Yunani, Hippocrates yang menggabungkan empat temperamen tersebut sebagai teori pengobatan.

Menurutnya, empat cairan di dalam tubuh dapat membedakan karakter dan kebiasaan manusia.

Selain itu, temperamen juga menjadi dasar warna karakter manusia.

Namun tidak menutup kemungkinan pula bahwa seseorang akan memiliki gabungan dari dua tipe kepribadian ini.

Baca Juga: Update Rangking FIFA Timnas Indonesia Menanjak Usai Pesta Gol Atas Brunei Darussalam

Lalu, Anda termasuk yang mana?

1. Sanguinis

Karakteristik utama dari tipe sanguinis meliputi keceriaan, keterbukaan sosial, dan kemampuan beradaptasi yang baik dalam berbagai situasi.

Mereka adalah orang yang ramah, mudah bergaul, dan memiliki kemampuan untuk membuat orang lain merasa nyaman di sekitar mereka.

Baca Juga: Moms, Bukan Sekedar 'Cuma Masak Aja', Kenali Mental Load, Beban Tak Terlihat Dari Pekerjaan yang Biasanya Dilakukan Ibu Rumah Tangga

Namun, mereka juga dapat menjadi impulsif dan sulit berkonsentrasi dalam tugas-tugas yang membutuhkan fokus tinggi.

Orang dengan tipe kepribadian sanguinis seringkali memiliki banyak teman dan mudah bergaul di berbagai lingkungan sosial.

Mereka cenderung menyukai perubahan, petualangan, dan hal-hal yang baru.

Meskipun mereka penuh energi dan antusiasme, mereka juga bisa menjadi kurang sabar dan mudah bosan jika mereka merasa terjebak dalam rutinitas yang monoton.

Baca Juga: Lereng Gunung Ungaran Kebakaran, Titik Lokasi Ada di Sekitar Bandungan

2. Plegmatis

Tipe kepribadian plegmatis, dalam teori kepribadian, digambarkan sebagai individu yang tenang, sabar, dan mudah beradaptasi dengan berbagai situasi.

Menurut para ahli, orang dengan tipe kepribadian plegmatis cenderung stabil emosinya, tidak mudah terpengaruh oleh tekanan, dan memiliki sifat yang damai.

Orang plegmatis dikenal sebagai orang yang ramah dan santai dalam hubungan sosial.

Baca Juga: Ciri-ciri Penderita OCD, Ternyata Tidak Hanya Suka Bersih-bersih dan Keteraturan

Mereka cenderung menghindari konflik dan mencari cara untuk menjaga perdamaian di lingkungan sekitar mereka.

Mereka memiliki toleransi yang tinggi terhadap ketidaknyamanan dan kesulitan, membuat mereka mampu mengatasi stres dengan baik.

Karakteristik utama dari tipe kepribadian plegmatis meliputi ketenangan, kesabaran, keterbukaan, dan kemampuan mendengarkan dengan baik.

Mereka dapat menjadi pendengar yang baik dan memberikan dukungan emosional kepada orang lain.

Baca Juga: Kamu Suka Jalan Cepat? Ternyata Cara Berjalan Bisa Menunjukkan Kepribadian Seseorang, Bisa Jadi Kamu Termasuk Orang yang ...

Namun, terkadang mereka cenderung kurang inisiatif dan agak lamban dalam mengambil keputusan, karena mereka lebih suka mempertimbangkan dengan hati-hati sebelum bertindak.

Meskipun plegmatis memiliki banyak kelebihan, mereka juga mungkin kesulitan dalam mengekspresikan emosi mereka dengan jelas dan terbuka.

Mereka cenderung menahan perasaan mereka untuk menjaga kedamaian dan menghindari konflik.

3. Koleris

Karakteristik utama dari tipe kepribadian koleris meliputi keberanian, ketegasan, dan kemampuan memimpin.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Mandiri yang Justru Membuat Orang Lain Merasa Canggung dan Menjauh

Orang dengan kepribadian koleris cenderung memiliki energi yang tinggi, memiliki tekad kuat, dan memiliki dorongan untuk mencapai tujuan mereka dengan cepat.

Mereka adalah pemimpin alamiah yang suka mengambil inisiatif dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan.

Koleris memiliki dorongan kuat untuk meraih kesuksesan dan biasanya memiliki pandangan yang jelas tentang apa yang mereka inginkan dalam hidup.

Orang dengan tipe kepribadian koleris juga cenderung bersifat kompetitif dan percaya diri.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Mandiri yang Justru Membuat Orang Lain Merasa Canggung dan Menjauh

Mereka memiliki keinginan untuk memimpin dan mempengaruhi orang lain, dan mereka tidak takut mengambil risiko untuk mencapai tujuan mereka.

Namun, dalam situasi stres, mereka dapat menjadi cepat marah atau mudah frustrasi karena keinginan mereka untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Walaupun koleris punya banyak kelebihan, mereka juga perlu belajar mengendalikan emosi mereka dan mengembangkan keterampilan empati dalam berinteraksi dengan orang lain.

Baca Juga: Isi Surat Wasiat Mahasiswi Udinus Untuk Kekasih, Isyaratkan Korban Terjerat Pinjol?

4. Melankolis

Menurut teori kepribadian, tipe kepribadian melankolis digambarkan sebagai individu yang serius, analitis, dan perfeksionis.

Orang dengan kepribadian melankolis cenderung cermat, hati-hati, dan memiliki standar yang tinggi terhadap diri mereka sendiri dan orang lain.

Karakteristik utama dari tipe kepribadian melankolis meliputi ketelitian, kepekaan terhadap detail, dan kecenderungan untuk berpikir secara mendalam.

Mereka memiliki kecenderungan untuk menjadi pemikir yang hati-hati dan perfeksionis, yang memungkinkan mereka untuk mencapai hasil yang berkualitas tinggi dalam pekerjaan mereka.

Baca Juga: Debut Hokky Caraka di Timnas Senior, Ini Starting Eleven Laga Indonesia vs Brunei Darussalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

Orang dengan tipe kepribadian melankolis juga cenderung memiliki emosi yang dalam dan seringkali merenungkan kehidupan dan makna di balik pengalaman.

Mereka cenderung menghargai kedalaman emosi dan hubungan yang mendalam dengan orang lain.

Namun, terkadang mereka dapat menjadi terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri dan orang lain.

Dalam situasi stres, melankolis dapat mengalami kecenderungan untuk menjadi terlalu khawatir atau cemas.

Baca Juga: Apa Itu Sleep Regression yang Bikin Si Kecil Terbangun dari Tidur? Waspada Anak Bisa Jadi Rewel

Mereka sering kali merenungkan kemungkinan konsekuensi negatif dari tindakan mereka, yang dapat memengaruhi keputusan mereka.

Penting bagi mereka untuk belajar mengelola kecenderungan ini dan menemukan keseimbangan antara perfeksionisme dan ketenangan.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda termasuk plegmatis, koleris, sanguinis atau melankolis? ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )