Pinkan Mambo Masih Tak Percaya Anaknya Korban Pelecehan Seksual Meski Ada Bukti Kuat

Arendya Nariswari
Senin 31 Juli 2023, 18:30 WIB
Pinkan Mambo (Sumber : Instagram/@pinkan_mambo)

Pinkan Mambo (Sumber : Instagram/@pinkan_mambo)

INFOSEMARANG - Baru-baru ini publik dikejutkan dengan pernyataan Michelle Ashley anak kandung dari Pinkan Mambo usai menceritakan kisah pilunya menjadi korban pelecehan seksual.

Pedihnya lagi, pelecehan seksual yang dialami oleh Michelle Ashley dilakukan sang ayah tiri sendiri.

Peristiwa pelecehan seksual yang dialami oleh Michelle Ashley tersebut terjadi pada tahun 2018 ketika dirinya masih berusia 12 tahun.

Baca Juga: Cuitan Lawas Tiara Andini Soal Pelaku Pelecehan Kembali Viral, Warganet: Pantes Dapat Laki Begitu

Saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo, Michelle mengatakan bahwa Pinkan Mambo tak percaya anaknya dilecehkan oleh ayah tirinya.

Padahal, Michelle Ashley sudah memberikan foto bukti bahwa sang ayag tiri melakukan pelecehan seksual.

"Kenapa sih? Apa yang bikin mami (Pinkan Mambo) nggak percaya sama aku? Padahal aku punya bukti foto yang di mana cukup jelas," ungkap Michelle seperti yang dikutip dari akun TikTok keluargakecildijerman01.

Secara perlahan, Michelle menjelaskan kronologi kejadian mengapa ia bisa mendapatkan bukti pelecehan seksual tersebut.

Baca Juga: 10 Pesepak Bola Top Dunia yang Pernah Tersandung Kasus Kriminal, dari Narkoba hingga Pelecehan

Awalnya ia sedang menonton televisi dan duduk di sofa. Sang ayah tiri juga ikut menonton tetapi duduk tepat di bawahnya.

Tiba-tiba saja ayah tirinya mengarahkan tangan ke bagian paha Michelle. Semakin lama tangan ayah tiri Michelle menggerayangi tubuh bagian bawahnya.

Saat pandangan sang ayah tirinya mengarah ke televisi, Michelle dengan cepat memotret bukti pelecehan seksual tersebut.

"Aku foto dan tangan dia tambah ke atas, naik, lebih mendekati ke arah bawah aku. Dan di situ aku sempatin buat foto karena sebelumnya udah kejadian," imbuhnya.

Baca Juga: Tetap Tenang, Begini Pertolongan yang Bisa Dilakukan saat Anak Mimisan

Menurut Michelle, foto tersebut menjadi bukti kuat tindakan pelecehan yang dilakukan oleh sang ayah tiri.

Ketika di pengadilan, foto pelecehan seksual tersebut juga menjadi bukti yang menguatkan agar ayah tirinya sebagai pelaku mendapatkan hukuman.

Melihat potongan video Michelle tersebut, tidak sedikit publik bersimpati dan memberikan berbagai tanggapan mereka melalui kolom komentar.

"Anak ini hebat, kuat, dan tabah banget. Gue bayangin pas kejadian usia 12 tahun dia," ungkap salah seorang warganet.

Baca Juga: Ternyata Segini Jumlah Anak Harimau yang Mati di 'Tangan' Alshad Ahmad, Warganet: Njiirr, Udah Kayak Tumbal Pesugihan

"Banyak yang mendukung kamu nak, kamu sudah hebat berani speak up," imbuh warganet lain.

"Dari mukanya kelihatan banget kalau dia trauma," tutur warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )