Apa Itu Weton Tulang Wangi yang Viral di Twitter dan TikTok? Ternyata Begini Kaitannya dengan 1 Suro

Arendya Nariswari
Rabu 19 Juli 2023, 18:00 WIB
Ilustrasi malam 1 suro dan kaitannya dengan weton tulang wangi (Sumber : Pixabay)

Ilustrasi malam 1 suro dan kaitannya dengan weton tulang wangi (Sumber : Pixabay)

INFOSEMARANG.COM - Weton tulang wangi belakangan mungkin familiar mondar-mandir viral di Twitter hingga FYP TikTok Anda.

Weton tulang wangi ini bahkan ramai dikai-kaitkan dengan momen Tahun Baru Islam atau 1 Suro oleh beberapa orang yang mempercayainya.

Masih momen 1 suro, mungkin untuk Anda yang penasaran perihal weton tulang wangi bisa membacanya lebih lengkap di sini.

Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan KA vs Truk Tepat Malam 1 Suro di Perlintasan KA Madukoro Semarang, Api Membumbung Tinggi

Weton sendiri merupakan hari hitungan lahir yang digunakan sebagai patokan untuk suatu sifat atau kejadian dalam budaya Jawa.

Tentu saja, sebagian besar warga masyarakat Jawa masih sangat percaya dengan weton.

Dari thread yang diunggah oleh akun Twitter @diosetta, dijelaskan bahwa pemilik weton tulang wangi ini cenderung disukai oleh makhluk tak kasat mata.

Lalu apa kaitannya dengan 1 suro? Malam Tahun Baru Islam kerap dianggap sakral sehingga menurut perhitungan Jawa, pemilik weton tulang wangi disarankan untuk tetap di rumah saat malam 1 suro berlangsung.

Baca Juga: Bubur Suro hingga Rendang, Ini 5 Kuliner Khas Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Menggugah Selera

Bukan hanya weton tulang wangi, beberapa orang yang sensitif dengan hal astral saat malam 1 suro disebut-sebut harus berhati-hati.

Beberapa orang percaya, pemilik weton ini akan merasa tak nyaman saat malam 1 suro, mulai dari mimpi buruk, mual, pusing hingga bagian tubuh kaku dan mudah lelah.

Disebutkan dalam thread ada beberapa weton yang tergolong tulang wangi dan diminta waspada ketika malam 1 suro.

- Selasa Legi
- Senin Kliwon
- Senin Wage
- Kamis Wage
- Minggu Kliwon
- Minggu Pon
- Rabu Pahing
- Senin Pahing
- Rabu Kliwon
- Sabtu Wage

Baca Juga: Agenda Malam 1 Suro di Semarang: Tradisi Mencuci Keris hingga Kungkum Jamas di Tugu Suharto

Sebab sensitif dengan dunia astral, oleh karenanya pemilik weton tulang wangi disarankan banyak berdoa di rumah dibandingkan melakukan aktivitas luar rumah.

Umumnya masyarakat Jawa sangat percaya dengan hal ini, sehingga pada bulan tersebut atau hari-hari setelah 1 suro tidak melangsungkan pindahan, atau hajatan seperti khitan dan pernikahan.

Warga masyarakat asli Jawa percaya, jika mengadakan hajatan saat bulan Suro berpotensi membuat segala sesuatunya tidak langgeng hingga berujung petaka.

Namun thread tersebut juga mengungkapkan, seseorang yang lahir dengan weton tulang wangi tersebut akan kembali normal dan bebas gangguan setelah malam 1 suro terlewati.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)