Agenda Malam 1 Suro di Semarang: Tradisi Mencuci Keris hingga Kungkum Jamas di Tugu Suharto

Noorchasanah Anastasia
Selasa 18 Juli 2023, 13:28 WIB
Tugu Suharto yang kerap dipakai untuk ritual kungkum jamas atau berendam di malam 1 Suro oleh warga Semarang. (Sumber : Oomph)

Tugu Suharto yang kerap dipakai untuk ritual kungkum jamas atau berendam di malam 1 Suro oleh warga Semarang. (Sumber : Oomph)

Malam ini adalah malam 1 Suro di kalender penanggalan Jawa, yang mana merupakan malam pergantian tahun Jawa. Ada sejumlah tradisi yang dilakukan warga Semarang di malam 1 Suro.

INFOSEMARANG.COM - Malam 1 Suro, Selasa 18 Juli 2023 malam ini, warga Semarang masih menjalani sejumlah tradisi. Tradisi ini sudah dilakukan sejak lama hingga saat ini.

Berikut InfoSemarang.com rangkum tradisi warga Semarang saat malam 1 Suro atau malam pergantian tahun di penanggalan Jawa:

Semedi

Biasanya dilakukan orang yang memiliki kepercayaan Kejawen. Semedi sama halnya dengan meditasi.

Baca Juga: Makna Tahun Baru Islam Bagi Umat Muslim dan Asal-usulnya, Kapan Dilaksanakan?

Dilakukan di tempat yang sepi untuk menenangkan pikiran dan merenungi hal selama setahun ke belakang.

Berziarah ke makam leluhur

Biasanya akan ada tradisi ziarah makam leluhur yang juga sering disebut sebagai 'ngalap berkah'.

Makam yang sering menjadi tujuan ziarah di malam 1 Suro yakni makam Muhammad Saleh bin Umar As-Shamarani atau dikenal sebagai Kiai Sholeh Darat di TPU Bergota.

Mencuci keris

Tradisi mencuci benda pusaka seperti keris biasanya juga dilakukan di malam 1 Suro. Tradisi ini dimaksudkan untuk membersihkan beda pusaka.

Tradisi ini biasanya dilakukan menggunakan air khusus yang sudah diberi mantera oleh 'orang pintar'.

Kungkum Jamas di Tugu Suharto

Kungkum Jamas berarti berendam. Tugu Suharto ini sudah sejak lama menjadi tempat ritual khusus malam 1 Suro di Semarang. Tugu ini dibangun untuk mengenang perjuangan mantan Presiden Soeharto melawan Belanda.

Tugu Suharto ini biasanya dipakai unttuk berendam. Karena warga mempercayai jika berendam di tempat ini bisa mendapat berkah.

Lek-lekan

Disebut juga dengan begadang semalaman. Biasanya warga akan berkumpul di suatu tempat, bisa di rumah seorang warga atau pos ronda.

Warga biasanya tidak akan tidur semalaman hingga Subuh tiba. Beberapa warga juga akan menyajikan tumpeng dan melakukan doa bersama untuk keberkahan di tahun selanjutnya.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)