Meski Menyehatkan, Ternyata Ini Dampak Buruk Terlalu Banyak Minum Air Kelapa

Arendya Nariswari
Selasa 18 Juli 2023, 15:59 WIB
Ilustrasi air kelapa muda

Ilustrasi air kelapa muda

INFOSEMARANG.COM - Tak hanya baik untuk kesehatan, air kelapa muda juga dinilai sebagai minuman menyegarkan dan memiliki nutrisi yang cukup banyak.

Tak harus memberikan tambahan gula, umumnya air kelapa muda sudah terasa manis dan segar di setiap tegukannya.

Sebagai informasi, air kelapa sendiri dinilai menyehatkan sebab mengandung elektrolit yang baik dan bermanfaat untuk tubuh manusia.

Baca Juga: Eits! Limbah Dapur ini Jangan Dibuang, Manfaatkan Jadi Pupuk Alami Aglonema

Kendati demikian, masih banyak orang-orang yang hanya mengenal manfaatnya saja bagi tubuh.

Padahal, air kelapa muda jika dikonsumsi secara berlebihan berpotensi memberikan sejumlah efek samping.

Bahkan efek samping yang ditimbulkan jika terlalu banyak mengonsumsi air kelapa tak boleh disepelekan sebab bisa menyebabkan penyakit kronis.

Lalu apa saja efek samping air kelapa muda? Berikut informasi selengkapnya.

Baca Juga: Efek Samping Berbahaya Cytotec, Obat yang Dicari Suami Hanum Mega untuk Gugurkan Kandungan

1. Kalori berlebih

Banyak yang beranggapan menurunkan berat badan dapat dibanti dengan konsumsi rutin air kelapa muda sebab kalorinya yang tergolong rendah.

Tapi tahukah Anda, jika ternyata penurunan berat badan bisa terhambat akibat asupan kalori berlebih dari air kelapa muda?

2. Berpotensi menimbulan kembung hingga diare

Terlalu banyak mengonsumsi air kelapa muda juga bisa menimbulkan efek samping pada perut seseorang.

Baca Juga: 6 Obat Pelangsing Herbal Minim Efek Samping, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Kendati baik untuk sistem pencernaan karena memiliki serat alami, ada baiknya konsumsi air kelapa muda dalam jumlah wajar.

Jika terlalu banyak perut seseorang bisa mengalami kembung yang kurang nyaman hingga mengganggu aktifitas seperti diare.

3. Berpotensi membuat gula darah jadi tinggi

Meskipun manisnya alami, faktanya air kelapa muda ini memiliki kadar gula cukup tinggi lo.

Baca Juga: Eits! Limbah Dapur ini Jangan Dibuang, Manfaatkan Jadi Pupuk Alami Aglonema

Nah, konsumsi air kelapa muda tentu terlalu banyak berpotensi membuat gula darah dalam tubuh menjadi naik.

Hal inilah yang disebut berbahaya bagi seseorang dengan resistensi insulin atau penderita diabetes.

4. Awas hati-hati bisa berdampak ke ginjal

Memang air kelapa muda memiliki sifat diuretik yang mampu mengeluarkan racun.

Baca Juga: Tidak Selalu Buruk, Nasi Putih Juga Punya Banyak Manfaat lho!

Kendati demikian, jika dikonsumsi berlebihan akan membuat ginjal dalam tubuh menjadi terbebani.

Pastikan bagi Anda yang punya riwayat penyakit ginjal untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi air kelapa muda dalam jumlah banyak.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum15 September 2026, 11:18 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto: Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

Dika membeberkan secara terperinci aktivitas penipuan berkedok penawaran investasi tersebut dirancang secara pribadi dan dijalankan sepenuhnya di luar prosedur resmi kantor.
 (Sumber: )
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )