4 Tips Aman Belanja Online Agar Dompet Tidak Jebol di Tengah Gempuran Promo Ramadhan, Jangan Kebablasan!

Wildan Apriadi
Kamis 06 April 2023, 15:16 WIB
Ilustrasi belanja online jelang Hari Raya Idul Fitri (Sumber : freepik)

Ilustrasi belanja online jelang Hari Raya Idul Fitri (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Memasuki pertengahan bulan Ramadhan yang berarti tidak lama lagi menuju lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, aktivitas belanja mansyarakat tentu semakin meningkat.

Apalagi di era sekarang, belanja jelang Hari Raya Idul Fitri tidak lagi harus berdesak-desakan karena bisa dilakukan secara belanja online.

Ditambah, deretan promo spesial Ramadhan pasti diadakan setiap e-commerce untuk menarik minat belanja online dari masyarakat.

Baca Juga: Berkah Ramadhan! Hattrick Karim Benzema ke gawang Barcelona Antar Real Madrid ke Final Copa del Rey, Mesut Ozil: 'Raja Sesungguhnya!'

Namun bersamaan dengan itu, muncul kekhawatiran akan banyak orang yang terhanyut oleh promo Ramadhan sehingga kebablasan saat belanja online.

Maka dari itu, butuh strategi khusus bagi para konsumen untuk menyiasati hal tersebut meski promo Ramadhan sedang gila-gilanya.

Berikut adalah 4 tips belanja online agar dompet tetap aman dan tidak jebol karena tergiur promo Ramadhan, dikutip dari The Conversation saat peneliti Anggi M. Lubis mewawancarai ahli terkait hal ini.

Baca Juga: Kuota SPMB PKN STAN 2023, Total 1,100 Mahasiswa yang Akan Diterima

1. Hati-hati layanan paylater

Peneliti Universitas Gadjah Mada, Dhalia Ndaru Herlusiatri Rahayu, menekankan bahwa layanan tersebut memiliki sejumlah dampak seperti memberikan jalan kepada kita untuk konsumtif, menerapkan bunga tinggi dalam cicilan, keamanan data yang rentan, hingga seputar penagih utang.

Menyikapi hal itu, Dhalia mengajak agar kita menjaga agar tidak terlalu boros saat mengonsumsi atau membeli barang sekunder dan tersier untuk menyikapi kondisi ekonomi saat ini yang berada di tengah resesi global dan inflasi Indonesia yang tinggi.

2. Cek dulu penjualnya, kredibilitasnya, total harganya, hingga asuransinya

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Adinda Tenriangke Muchtar, menyebut perlunya kita memastikan harga dan hal-hal lainnya, apakah masuk akal, apakah pelanggan yang sudah membeli merasa puas, dan sebagainya.

Baca Juga: Miris! Dalam Kondisi Tak Punya Uang, Mantan Pemain PSIS Semarang Asal Brasil Dideportasi Kantor Imigrasi Kediri karena Overstay

3. Tetap sadar saat belanja

Pastikan kita tetap sadar saat akan berbelanja, bukannya lupa diri hingga tak terasa kantong sudah habis.

Hal ini disampaikan Asisten Profesor dari Monash University, Harriman Samuel Saragih. Kesadaran itu berkenaan dengan konsekuensi atas belanja yang kita lakukan.

“Anda bisa mulai dengan menanyai diri Anda: “Apakah saya memerlukan benda ini? Apabila saya membayar ini dengan opsi cicilan? Apakah saya bisa membayar bunganya? Apakah ada alternatif lain selain dari membeli alat ini?”” kata Harriman.

4. Kalau memang belanja itu self-reward, ada syaratnya

Aktivitas belanja hendaknya dilihat sebagai bentuk tanggung jawab pada diri sendiri seperti perlunya berhemat, perlunya memperhatikan apakah barang yang kita inginkan itu sebenarnya sudah ada dalam bentuk barang lama yang masih bisa dipakai, dan hal lainnya.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Film Korea Bertema Perang,Perjuangan Korea Selatan Melawan Penjajah Hingga Saudara Sendiri

“Pun, (bentuk tanggung jawab lainnya) kita bisa mendukung bisnis yang memiliki misi sosial. Misalnya, yang menawarkan poin atau diskon jika menukarkan pakaian yang tak dipakai lagi atau botol kosmetik kosong,” kata peneliti Anggi M. Lubis saat mewawancara Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Adinda Tenriangke Muchtar.

Jadi, harap selalu diingat ya ketika belanja online tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan meski promo Ramadhan kini sedang marak-maraknya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )