Alasan Inkubator Penting untuk Bayi Prematur, Berkaca dari Malpraktik di Klinik Alifa

Arendya Nariswari
Rabu 22 November 2023, 09:11 WIB
Viral di media sosial bayi prematur meninggal dunia setelah diduga dijadikan konten Newborn Photography oleh klinik di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Viral di media sosial bayi prematur meninggal dunia setelah diduga dijadikan konten Newborn Photography oleh klinik di Tasikmalaya, Jawa Barat.

INFOSEMARANG.COM - Publik belakangan dikejutkan dengan kasus meninggalnya bayi prematur seberat 1,5 kilogram di Tasikmalaya usai diduga menjadi korban malpraktik Klinik Alifa di Tasikmalaya.

Salah satu akun milik anggota keluarga korban @nadiaanastasyasilvera belum lama ini membeberkan fakta bahwa sang keponakan tidak diberikan pelayanan inkubator padahal berat bayi prematur tersebut hanya 1,5 kilogram.

Sedihnya lagi, bayi prematur itu sempat dimandikan dan justru dibawa untuk membuat konten foto newborn klinik.

Baca Juga: Bak Ranjau! Jumlah Temuan Paku di Parkiran Kota Lama Semarang Bikin Resah, Sengaja Atau Sisa Event?

Lantas sebenarnya, apa alasan inkubator penting untuk bayi prematur? Simak rangkuman dari laman Halodoc berikut ini.

Inkubator adalah alat yang berbentuk kotak dan tertutup dengan kubah plastik bening. Unit ini menyediakan lingkungan yang aman dan suhu yang terkendali untuk bayi yang membutuhkan perawatan di ruang NICU.

Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Bayi prematur lebih rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk hipotermia, infeksi, dan gangguan pernapasan. Inkubator dapat membantu melindungi bayi prematur dari masalah-masalah tersebut dan meningkatkan peluangnya untuk bertahan hidup dan tumbuh secara sehat.

Baca Juga: Kelewat Nekat, 2 Bocah SD Naik Motor Madura-Jakarta Tanpa Helm Terciduk Di Tengaran, Ternyata Alasannya...

Berikut adalah beberapa alasan mengapa inkubator penting untuk bayi prematur:

  • Menjaga suhu tubuh

Bayi prematur tidak memiliki jaringan lemak yang cukup untuk mengatur suhu tubuhnya dengan baik. Mereka rentan terhadap hipotermia, yaitu kondisi di mana suhu tubuh turun di bawah normal. Inkubator dapat membantu menjaga suhu tubuh bayi prematur tetap hangat, sehingga risiko hipotermia dapat berkurang.

  • Melindungi dari infeksi

Bayi prematur memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang sempurna. Mereka lebih rentan terhadap infeksi, seperti pneumonia dan sepsis. Inkubator dapat membantu melindungi bayi prematur dari infeksi dengan memberikan lingkungan yang steril.

Baca Juga: Gemas! Dulu Lahir di Klinik dan Tanggal yang Sama, Pasangan Kekasih Ini Berujung Resmi Menikah

  • Memberikan oksigen tambahan

Beberapa bayi prematur memiliki masalah pernapasan. Inkubator dapat menyediakan oksigen tambahan untuk bayi prematur, sehingga mereka dapat bernapas dengan lebih mudah.

  • Memantau kondisi bayi

Dokter dan perawat dapat memantau kondisi bayi prematur dengan lebih mudah di dalam inkubator. Mereka dapat mengukur detak jantung, suhu tubuh, pernapasan, kadar oksigen, dan tekanan darah bayi.

Baca Juga: Tentara Israel Tertawa Saat Ledakkan Bom di Masjid Gaza, Ini Daftar 38 Akun Instagram Prajurit IDF dan Polisi Israel

Inkubator merupakan alat yang penting untuk perawatan bayi prematur. Dengan menggunakan inkubator, bayi prematur dapat mendapatkan lingkungan yang aman dan terkendali, sehingga mereka dapat tumbuh secara sehat.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)