Apa itu Skibidi Toilet? Tren Kontroversial di Kalangan Anak-anak, Orang Tua Harap Waspada

Elsa Krismawati
Jumat 17 November 2023, 18:57 WIB
Skipidi Toilet tren (Sumber : Antara)

Skipidi Toilet tren (Sumber : Antara)

INFOSEMARANG.COM- Sebagai orang tua, penting untuk memahami fenomena Skibidi Toilet yang sedang menjadi tren di kalangan anak-anak.

Konten ini pertama kali viral di YouTube Shorts dan kini menjadi perbincangan di media sosial.

Skibidi Toilet, sebuah animasi aneh dan mengerikan, telah mencuri perhatian anak-anak dengan banyak di antaranya menirukan tingkah laku dari video tersebut.

Baca Juga: Potret Penampakan Bangkai Pesawat Yang Jatuh Di Pasuruan, Hancur Berkeping-Keping


Meskipun beberapa menganggap animasinya menarik, peringatan dari akun TikTok menyatakan bahwa kontennya tidak sesuai untuk anak-anak.

Dikutip dari gamerant, Skibidi Toilet muncul tanpa konteks jelas pada Februari 2023 di kanal YouTube DaFuqBoom!.

Animasi ini, yang digambarkan sebagai kepala pria dengan senyum aneh dan tubuh bagian bawah toilet, telah meraih ketenaran di kalangan pengguna YouTube, terutama anak-anak.

Baca Juga: CATAT! Tanggal Pemutihan Pajak Kendaraan Akhir Tahun 2023 di Jawa Tengah



Dibuat oleh animator berpengalaman bernama Alexie, Skibidi Toilet menghadirkan episode-episode tanpa alur yang jelas.

Namun semakin berkembang dengan adanya pertarungan dan saat ini sudah mencapai 67 episode.

Alexie menggunakan Source Filmmaker dari Valve untuk menciptakan karakter ini.

Baca Juga: Belum Berhasil, TikTok Shop Masih Berusaha Buka Kembali di Indonesia



Meskipun populer di YouTube dan TikTok, kontroversi muncul terkait sindrom Skibidi Toilet.

Banyak anak-anak menirukan gerakan aneh dari animasi ini, menciptakan perhatian publik.

Para ahli bahkan menilai dampak negatifnya pada perkembangan kognitif dan emosional anak-anak.

Orang tua perlu memahami bahwa Skibidi Toilet dapat berdampak buruk pada perilaku anak-anak.

Baca Juga: Tinjau Proyek Tanggul Laut Tambak Lorok Semarang, Akhir Tahun Mbak Ita Optimis Sudah Selesai



Penting untuk mengawasi aktivitas online anak-anak, terutama bagi yang masih memerlukan pengawasan lebih ketat.

Seiring dengan tren ini, perlu ada kesadaran bahwa konten seperti Skibidi Toilet dapat memengaruhi anak-anak yang belum sepenuhnya memahami dampak dari apa yang mereka tonton.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)