20 WNI Disekap dan Dipaksa Kerja di Myanmar, Dimintai Tebusan Rp 200 Juta jika Ingin Bebas

Noorchasanah Anastasia
Kamis 27 April 2023, 16:02 WIB
Sebanyak 20 WNI disekap dan dipaksa kerja di Myanmar. (Sumber : Twitter @Heraloebss)

Sebanyak 20 WNI disekap dan dipaksa kerja di Myanmar. (Sumber : Twitter @Heraloebss)

INFOSEMARANG.COM -- Sebanyak 20 warga negara Indonesia dikabarkan terkena penipuan pekerjaan di luar negeri.

Dari informasi yang dirangkum dari akun Twitter @Heraloebss, Kamis (27/4/2023), 20 WNI itu disekap, disiksa dan dipaksa bekerja sebagai scammer.

Mereka kini berada di Myanmar dan mengaku ingin bisa kembali pulang ke tanah air.

Sembari menunggu uluran tangan, mereka juga memberi pengakuan dimintai tebusan senilai Rp 200 juta jika ingin keluar dari tempat tersebut.

Seorang korban penipuan berusia 37 tahun mengaku jika dirinya dan korban lainnya diberangkatkan untuk bekerja di Thailand.

Baca Juga: Viral Kakek di Serang Bongkar Tabungan, Berkantong-kantong Plastik Berisi Pecahan Uang Lama

Namun setibanya di Bangkok, mereka dibawa ke perbatasan Thailand dan Myanmar.

Mereka pun tidak bisa bebas atau melarikan diri karena dikawal dua orang bersenjata.

Lokasi pun tidak diketahui pasti karena mereka dibawa ke tempat yang terpencil.

Para korban ini dipaksa bekerja mulai dari pukul 20.00 malam hingga pukul 13.00 siang esok harinya.

Pekerjaan yang dibebankan yakni untuk mencari target korban lainnya untuk ditipu melalui situs atau aplikasi kripto.

Jika pekerjaan tidak sesuai dengan target, para korban akan menerima hukuman fisik dari atasannya.

Para WNI yang meminta kejelasan nasib ini berharap pemerintah mau memberikan bantuan untuk membebaskan mereka dari belenggu yang menjeratnya.

Ditambah tebusan Rp 200 juta dirasa sangat memberatkan.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)