Biadab! Dikeroyok Senior, Pesilat di Jawa Timur Meninggal dengan Luka Parah di Kepala

Andika Bahrudin
Jumat 13 Oktober 2023, 16:55 WIB
Ilustrasi. Pesilat di Jawa Timur meninggal diduga oleh senior di perguruan silat yang sama.. (Pixabay)

Ilustrasi. Pesilat di Jawa Timur meninggal diduga oleh senior di perguruan silat yang sama.. (Pixabay)

INFOSEMARANG.COM -- Seorang pesilat meninggal setelah dikeroyok oleh senior dari satu perguruan silat yang sama di Cerme Kidul, Jawa Timur. Penyebab korban meninggal diduga akibat mengalami luka parah di bagian kepala.

Kasus pesilat tewas usai dikeroyok senior seperguruan tersebut diungkap ke media sosial X oleh akun @Pai_C1 dan langsung menjadi sorotan publik.

Berdasarkan keterangan dari kedua orang tua, sang putra mengalami kerusakan saraf di kepala yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca Juga: Info Pengalihan Arus di Tugu Muda Semarang 13-14 Oktober 2023, Berlaku Mulai Jumat Sore Ini

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (7/10/2023). Korban saat itu pamit mengikuti tes kenaikan sabuk di Jalan Poros, Desa Cerme Kidul, Jawa Timur.

Menurut keterangan kedua orang tuanya, korban akan naik dari sabuk kuning ke sabuk biru.

Namun, secara mengejutkan, orang tua korban menerima kabar pukul 01.30 dini hari bahwa anaknya sedang dirawat di Puskesmas Cerme Kidul dan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Jadwal Perempat Final Arctic Open 2023, Wakil Indonesia Tersisa Ahsan/Hendra & Pram/Yere

Saat tiba di lokasi, orang tua korban mengaku tidak mendapat penjelasan tentang penyebab sang anak meninggal dunia. Keterangan dokter menyebut bahwa putra pasangan ini mengalami luka di bagian kepala yang menjadi penyebabnya meninggal dunia.

Korban meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif selama 2 hari di RSUD Ibnu Sina Gresik. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa tiga pelaku pengeroyokan rupanya masih di bawah umur.

Orang tua korban mengaku memberikan kasus pengeroyokan putranya yang dilakukan oleh senior seperguruan di Cerme Kidul ini kepada pengacara dan pihak kepolisian.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkini
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )