Mentan Syahrul Yasin Limpo Menghilang di Eropa Usai Diisukan Tersandung Kasus Korupsi

Arendya Nariswari
Rabu 04 Oktober 2023, 10:30 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Sumber : instagram/syasinlimpo)

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. (Sumber : instagram/syasinlimpo)

INFOSEMARANG.COM - Syahrul Yasin Limpo yang menjabat sebagai Menteri Pertanian kembali menjadi sorotan sebab dikabarkan menghilang tanpa kabar di Spanyol.

Seperti kita ketahui, Mentan Syahrul Yasin Limpo sejak akhir September lalu bersama sejumlah pejabat eselon I dan II di Kementan melakukan dinas kunjungan kerja ke Spanyol dan juga Italia.

Seharusnya, Syahrul Yasin Limpo sendiri dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 1 Oktober 2023 lalu.

Baca Juga: Atlet Rahmat Erwin Abdullah Sumbangkan Emas Ke-5 Untuk Indonesia di Asian Games 2022 Sekaligus Pecahkan Rekor Dunia!

Tetapi saat pulang, para staf dan Syahrul Yasin Limpo berpisah, di mana tiket pesawat sang Mentan berbeda dengan rombongan.

Setelah itu, tidak diketahui posisi terakhir dari Syahrul Yasin Limpo, pihak Kementan juga mengaku hilang kontak.

Sebagai informasi, di tengah kunjungan kerja Mentan Syahrul Yasin Limpo, dalam waktu bersamaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinasnya.

KPK melakukan penggeledahan berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Desak Made Rita Raih Medali Emas dan Pecahkan Rekor di Asian Games Hangzhou

Saat proses penggeledahan berlangsung, KPK menemukan uang tunai miliaran rupiah dan juga mata uang asing, kemudian 23 senjata api.

Dikutip dari akun Instagram @frix.id, Wamentan Harvic Hasnul Qolbi sampai saat ini belum mengetahui secara pasti di mana keberadaan Syahrul Yasin Limpo.

Tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan terkait pemberitaan tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Kosong di Karangroto Genuk, Tak Ada Korban Jiwa

"Semoga nggak ilang beneran ya," ungkap salah seorang warganet.

"Kunjungan kerja ke Spanyol kira-kira benchmark apaan sih terkait pertanian," imbuh warganet lain.

"Sudah dua orang hilang (Harun & Limpo) hebatnya mereka tidak bisa ditemukan, tapi hebatnya lagi kalau teroris dan bandar narkoba cepat sekali ditemukan," timpal warganet lainnya merespons pemberitaan Mentan Syahrul Yasin Limpo hilang itu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)