Innalilahi! Bocah 8 Tahun Meninggal saat Wudhu Usai Tertimpa Dinding yang Ditabrak Motor Pelajar SMP

Arendya Nariswari
Rabu 20 September 2023, 10:54 WIB
Innalilahi! Bocah 8 Tahun Meninggal saat Wudhu Usai Tertimpa Dinding yang Ditabrak Motor Pelajar SMP (Sumber : Instagram/@agoezbandz4)

Innalilahi! Bocah 8 Tahun Meninggal saat Wudhu Usai Tertimpa Dinding yang Ditabrak Motor Pelajar SMP (Sumber : Instagram/@agoezbandz4)

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini, publik digemparkan dengan video viral seorang bocah tewas tertimpa dinding saat wudhu di sebuah masjid.

Dari video viral beredar, bocah tersebut tertimpa dinding pembatas tempatnya berwudhu yang tertabrak motor milik seorang pelajar SMP.

Jika dilihat kembali, dari video viral yang diunggah oleh akun Instagram @agoez_bandz4 awalnya terlihat dua bocah TPQ sedang berwudhu di Masjid Raya Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat.

Baca Juga: Soal Kepala Atlet Futsal Ditendang di Jawa Timur Saat Selebrasi Sujud Syukur, Fajar Nugros Ikut Geram!

Dari CCTV terlihat dua beberapa anak berseragam SMP sedang mengendarai motor di halaman masjid.

Salah satu dari bocah TPQ tadi meninggalkan lokasi, mendadak motor yang dikendarai oleh anak SMP tersebut hilang kendali hingga menabrak tembok pembatas masjid dan area wudhu hingga kondisinya hancur.

Alhasil, salah satu bocah TPQ belum selesai wudhu tersebut tertimpa reruntuhan tembok masjid yang baru saja tertabrak motor itu.

Teman dari bocah TPQ yang tertimpa tembok tersebut langsung melapor kepada orang dewasa di area masjid.

Baca Juga: VIRAL Pemain Futsal Asal Malang Tendang Kepala Lawan Saat Selebrasi Sujud Syukur, Diduga Tidak Terima Usai Dibantai Habis

Saksi menyebutkan bahwa di lokasi kejadian, anak yang tertimpa tembok masjid tersebut terdapat banyak darah.

Bocah 8 tahun itu kemudian dibawa oleh seseorang yang melintas dan kebetulan membawa pickup ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Ngakak saat Dengar Calon Pengantin Flare Sudah Coba Padamkan Kebakaran Bromo Pakai Barang Ini

Namun sayang, akibat cidera kepala yang cukup berat bocah 8 tahun tersebut meninggal dunia.

Melihat unggahan video viral tersebut tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan mereka melalui kolom komentar dan mengecam aksi siswa SMP naik motor yang menabrak dinding hingga sebabkan bocah TPQ tersebut meninggal dunia.

Baca Juga: DEG! Twitter Tak Lagi Gratis, Elon Musk Berencana Buat X Jadi Berbayar

"Kalau gue jadi orangtua itu anak kecil, gue tempuh jalur hukum.. itu bocah SMP bisa diekenain pasal berlapis, mengendarai motor tanpa SIM, tidak pakai helm, lalau sampai menyebabkan meninggal dunia. Harusnya ini bisa di atas 5 tahun, jangan mau damai," ungkap salah seorang warganet.

"Astaghfirullah, kepalanya itu!! Innnalilahi wainnailaihi rajiun. InshaAllah surga ya dek," imbuh warganet lain.

"Kirain karena kecelakaan sampai berimbas nabrak tembok masjid, eh ternyata bocah banyak gaya sampai bikin orang meninggal," timpal warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)