Oknum TNI yang Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ Berpotensi Bebas Hukum, GDW Disebut Kesehatannya Terganggu

Arendya Nariswari
Selasa 12 September 2023, 17:48 WIB
tampang oknum TNI yang jadi sebab kecelakaan beruntun di Tol MBZ (Sumber : instagram @ayoberani.lapor)

tampang oknum TNI yang jadi sebab kecelakaan beruntun di Tol MBZ (Sumber : instagram @ayoberani.lapor)

INFOSEMARANG.COM - Oknum TNI GDW atau Gerie Desano Wibowo masih ramai disorot publik usai sebabkan kecelakaan beruntun di tol MBZ akibat kendaraanya mendadak putar balik pada jalur bebas hambatan itu.

Tanpa izin pimpinan, diketahui pada Sabtu (9/9/2023) GDW diketahui mengendarai mobil Toyota Yaris dan melintas di Tol MBZ.

Dikutip dari akun YouTube Kompas TV, Kapendam Jaya Letkol Inf Herbeth Andi Amino Sinaga menyebutkan psikologi GDW kabarnya terganggu dan yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit.

Baca Juga: Profil Virly Virginia, Model yang Tersandung Produksi Film Dewasa di Jaksel

“Lettu G masih dalam pengawasan oleh satuannya. Namun, hari Sabtu pagi ia pergi membawa mobil tanpa seizin pimpinannya, lalu terjadilah laka lantas di tol MBZ,” tutur Andi.

Di kilometer 25 tol MBZ mendadak oknum TNI GDW memutar balik mobil yang dikendarainya hingga menyebabkan kecelakaan beruntun.

Akibatnya, setidaknya terhitung 7 mobil bertabrakan secara berurutan di tol MBZ.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun beberapa orang mengalami luka sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Duh! Api Kebakaran Bromo Gegara Flare Prewedding Merembet ke Dekat Permukiman Penduduk

Oknum TNI GDW sendiri kekinian tengah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto sebab mengalami syok berat pasca kecelakaan beruntun itu.

Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar menyebutkan hingga saat ini GDW masih belum bisa menjawab sejumlah pertanyaan dengan benar.

Baca Juga: SAH! Pemerintah Tetapkan 27 Hari Libur Nasional Tahun 2024, Cek Daftar Tanggal Merahnya DI SINI

“Yang bersangkutan tidak bisa memberikan keterangan. Kita Tanya, dia msih jawabnya ngaco,” tutur Irsyad.

“Kita masih meminta keterangan dari rumah sakit tentang riwayat penyakit beliau (GDW), penyebab-penyebabnya. Itu akan berpengaruh pada proses hukum,” lanjutnya.

Potensi proses hukum tak dapat dilanjutkan dapat terjadi jika memang Lettu GDW terbukti kesehatannya terganggu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )