Geger Malaysia Jiplak Lagu Jadi Halo-halo Kuala Lumpur yang Aslinya Halo-halo Bandung

Arendya Nariswari
Selasa 12 September 2023, 10:15 WIB
Lagu Halo-halo Bandung dijiplak Malaysia jadi Hello Kuala Lumpur (Sumber : Twitter/@tanyakanrl)

Lagu Halo-halo Bandung dijiplak Malaysia jadi Hello Kuala Lumpur (Sumber : Twitter/@tanyakanrl)

INFOSEMARANG.COM - Malaysia jiplak lagu Indonesia kembali membuat publik geram. Belakangan, viral lagi Halo-halo Bandung diubah menjadi Halo-halo Kuala Lumpur.

Bukan rahasia lagi memang, jika di Indonesia terdapat banyak sekali lagu anak yang familiar melekat pada ingatan kita sejak kecil salah satunya yakni Halo-halo Bandung.

Parahnya, lirik dalam lagu Halo-halo Bandung ini dijiplak dan diubah pada bagian liriknya.

Baca Juga: Buntut Bongkar Pembatas Jalan Tol Untuk Putar Balik, Emak-emak Ini Akhirnya Minta Maaf, Sanksinya Nggak Ada?

"Halo-halo Kuala Lumpur, Ibu Kota Keriangan," begitu kurang lebih lirik yang ada pada YouTube tersebut.

Tak ada yang menyadari bahwa lagu Hello Kuala Lumpur tersebut sudah diunggah di kanal YouTube Lagu Kanak TV sejak 3 tahun yang lalu.

Video tersebut ditampilkan dengan animasi anak-anak yang berwarna-warni.

Yang membuat publik semakin geram, di judul video terdapat tulisan 'Lagu Patriotik Malaysia'

Baca Juga: Bawaslu Kota Semarang Tegaskan Tidak Ada Dominasi Wilayah Pemasangan Atribut Parpol, Merespon Insiden Pemukulan Kader PDIP

Tentu saja, warganet langsung geram dan banyak yang menyampaikan kekesalannya melalui sejumlah akun X.

"MARI BUNG REBUT KEMBALI bukan ini aja loh yang diklaim mereka bisa bisanya ini dibilang lagu nasional juga disana. Tadi aku denger ini di sebelah ada keponakan,dia langsung bilang "IH SALAH BUKAN GITU LAGUNYA" ungkap salah seorang warganet.

"Ismail Marzuki sedih kalau dengar karyanya diplagiat tetangga," imbuh warganet lain.

Baca Juga: Jadwal 7 Wakil Indonesia di Hong Kong Open 2023, Ada Derbi Ana/Tiwi vs Apri/Fadia

"Liriknya jelek banget, maksa, mending kalau nyontek digubah jadi lebih bagus, lah ini undah nyontek, jelek lagi," timpal warganet lainnya.

"Negara tetangga ini nggak punya ciri khas, bisanya curi identitas, harusnya negara kita ada tindakan sih," tutur warganet lain.

"Report aja rame-rame sekalian yang berkaitan dengan konten itu," sebut warganet lainnya geram melaihat lirik lagu Indonesia dijiplak Malaysia itu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)