NGERI! Tegur Bus Lawan Arah, Motor Orang Ini Malah Dibanting hingga Kena Intimidasi

Arendya Nariswari
Senin 11 September 2023, 10:58 WIB
NGERI! Tegur Bus Lawan Arah, Motor Orang Ini Malah Dibanting hingga Kena Intimidasi (Sumber : Instagram/@lamonganupdate)

NGERI! Tegur Bus Lawan Arah, Motor Orang Ini Malah Dibanting hingga Kena Intimidasi (Sumber : Instagram/@lamonganupdate)

INFOSEMARANG.COM - Kasus kendaraan melawan arus jalan kekinian mulai menjadi perhatian serius sebab dinilai sangat berbahaya. Misal seperti kejadian bus lawan arah berikut ini.

Diketahui, beberapa waktu lalu viral video bus dihadang oleh pemotor ketika melawan arus di jalan.

Namun bukannya menurut, beberapa orang diduga kru bus justru mengintimidasi pemotor yang menegur mereka itu.

Baca Juga: Kecelakaan di Gajahmungkur, Mobil Tabrak 2 Pemotor hingga Banting Setir Hantam Tembok Rumah Warga

Dikutip dari akun Instagram @lamongan.update, diketahui peristiwa tersebut terjadi di wilayah Babat, Lamongan.

Tak hanya satu, bahkan ada dua bus yang nekat melawan arus di tengah jalan.

Parahnya lagi, pada waktu itu kemacetan kian parah sebab sedang diselenggarakannya acara karnaval.

Dari video, tampak pemotor dengan helm putih didorong oleh beberapa orang yang diduga merupakan kru bus.

Baca Juga: NGERI! Pemotor Masuk Kolong Truk Gegara Tak Mau Kena Macet Jalanan

Motor orang tersebut juga sempat jatuh dan terseret ketika diintimidasi habis-habisan usai tegur bus lawan arah itu.

Sopir bus juga terlihat sempat ditegur oleh pria itu, namun malang nasib pemotor berujung perlawanan pada video tersebut.

Sedihnya lagi, pemotor tersebut terlihat sama sekali tidak dibantu oleh orang sekitar yang melintas di wilayah itu.

Beberapa orang hanya terlihat membantu pengendara lain untuk tetap melaju di dekat bus yang melawan arah itu.

Baca Juga: Kronologi Tabrak Lari di Jalan Pantura Sayung Demak-Semarang, Seorang Kakek Ditabrak Pemotor saat Menyeberang

Sontak saja, tidak sedikit warganet yang ikut miris saat melihat kejadian pemotor diintimidasi bus lawan arah itu.

"Itu juga sebenarnya panitia karnaval harusnya tanggung jawab, nggak usah masuk jalur provinsi atau lewat jalan desa yang tidak dilewati bus. Bus dan penumpang juga berhal lewat jalan itu," ungkap salah seorang warganet.

"Mas yang helm putih bikin laporan polisi aja mas, kamu sudah benar. Orang arogan begitu harus dikasih pelajaran," imbuh warganet lain.

"Kasihan banget orang banyak gitu nggak ada yang bantuin sama sekali?" tanya warganet lainnya membela si pemotor.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)