Kritik Kualitas Makanan Posyandu, Ibu-ibu Asal Aceh Panen Pujian: Gimana Stunting Mau Dicegah Kalau Gini?

Arendya Nariswari
Minggu 27 Agustus 2023, 14:00 WIB
Kritik Kualitas Makanan Posyandu, Ibu-ibu Asal Aceh Panen Pujian: Gimana Stunting Mau Dicegah Kalau Gini? (Sumber : TikTok/@abayabest)

Kritik Kualitas Makanan Posyandu, Ibu-ibu Asal Aceh Panen Pujian: Gimana Stunting Mau Dicegah Kalau Gini? (Sumber : TikTok/@abayabest)

INFOSEMARANG.COM - Kualitas makanan Posyandu belum lama ini dikritik oleh seorang wanita asal Aceh. Bahkan melalui video tersebut, ibu-ibu ini juga sempat menyinggung perihal stunting.

Melalui akun TikTok @abayabest, wanita ini mencoba menyatakan rasa tidak puasnya terhadap pemberian asupanan makanan Posyandu di wilayahnya yakni Desa Matang Panyang, Aceh.

Menurutnya, isi dari makanan Posyandu yang diberikan kepada anak-anak nilai gizinya masih jauh dari kata seimbang.

Baca Juga: 29 April Hari Posyandu Nasional, Simak Sejarah dan Program yang Rutin Dilakukan

Ia juga mengatakan bahwa bagaimana jumlah stunting di Indonesia dapat berkurang jika pihak Posyandu tidak memberikan contoh baik perihal gizi pada makanan yang harus diberikan kepada anak-anak.

"Gimana stunting mau dicegah kalau makanan dari Posyandu-nya aja masih kayak gini. Ada nilai gizinya? Menambah berat badan?" tutur wanita bernama Yulia tersebut.

Baca Juga: Jangan Beri 8 Makanan Ini untuk Anak di Bawah 4 Tahun, Bahaya Risikonya

Yulia juga sempat memperlihatkan beberapa makanan yang dibagikan Posyandu, beberapa di antaranya seperti jajanan dengan harga murah meriah.

"Kalau cuma jajanan kayak gini, Insha Allah emak-emak dari anak-anak ini pun sanggup ngebeli. Kayak cuma jajanan sekali aja ini,"imbuhnya.

Baca Juga: Ini Aplikasi Untuk Mengontrol Pemakaian Gadget Anak, Bisa Dipasang di Android atau iOS Juga

"Nggak ada mensupport sesuai dengan tujuan Posyandu. Kayak tujuan Posyandu kan untuk imunisasi, konsultasi ibu-ibu hamil, perkembangan dan pertumbuhan anak, pencegahan diare, pencegahan stunting, kayak gitu kan. Makanan ini mensupport (hal itu) emang? Mensupport?" pungkasnya.

Keluhan ibu-ibu soal asupan makanan yang diberikan oleh Posyandu ini lantas menjadi viral dan mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.

Banyak warganet mendukung pendapat jujur dan kritik dari wanita tersebut perihal menu pemberian Posyandu yang dirasa kurang tepat.

"Mbaknya pintar, bahasa yang disampaikan sopan saat berpendapat, semoga segera dapat perhatian dari pihak terkait ya," sebut salah seorang warganet.

Baca Juga: Mengenal Salt Therapy yang Dilakukan Nikita Willy Pada Anaknya Untuk Bantu Lindungi dari Udara Buruk, Apa Itu?

"Semoga tujuan mbaknya tersampaikan dengan baik ke pihak yang benar ya," imbuh warganet lain.

"Nah, seperti ini lah anak muda bersuara, semoga sukses juga ya untuk kota yang dibandung," sebut warganet lainnya.

"Ini bukan masalah harga jajanannya, tapi masalah gizi yang dibri, yang seharusnya petugas kesehatan memberi contoh jajanan yang sehat kepada masyarakat," sebut warganet lain.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)