Pemerintah Minta Batu Meteor yang Jatuh Menimpa Rumah Warga Untuk Diteliti, Pemiliknya Malah Jual Pada Bule dengan Harga Ratusan Juta?

Jeanne Pita W
Senin 14 Agustus 2023, 15:21 WIB
Pemerintah Minta Batu Meteor yang Jatuh Menimpa Rumah Warga Untuk Diteliti, Pemiliknya Malah Jual Pada Bule dengan Harga Ratusan Juta (Sumber : X.com)

Pemerintah Minta Batu Meteor yang Jatuh Menimpa Rumah Warga Untuk Diteliti, Pemiliknya Malah Jual Pada Bule dengan Harga Ratusan Juta (Sumber : X.com)

INFOSEMARANG.COM -- Pada 12-13 Agustus 2023 lalu telah terjadi fenomena hujan meteor yang dapat disaksikan di langit Indonesia.

Fenomena jatuhnya meteor tersebut ternyata menyebabkan salah satu warga di Lampung mengalami kerusakan pada atap rumahnya akibat batu meteorit yang jatuh di atap rumahnya tersebut.

Diketahui, pada keesokan harinya sejumlah peneliti pundatang untuk mengecek keaslian batu meteorit tersebut.

Baca Juga: Mengagumkan! Marching Band Gita Bahana Smepsa SMPN 1 Semarang Bakal Tampil di Istana Negara

Setelah dinyatakan bahwa batu tersebut memang benar adalah batu meteorit, tim peneliti bersama pejabat setempat pun meminta pada warga yang atapnya kejatuhan meteor ini untuk menyerahkan penemuan tersebut untuk diteliti lebih lanjut.

Tidak mengindahkan permintaan dari pemerintah, warga ini dikabarkan telah menjual batu meteorit tersebut pada seorang bule yang tidak diketahui identitasnya.

Bak durian runtuh, batu meteorit itu terjual dengan harga Rp 300 juta.

Warga Lampung tersebut menyebutkan bahwa jika ada yang menginginkan batu meteorit tersebut sebaiknya menawar dengan nilai yang cukup besar sehingga dapat digunakannya untuk hal yang bermanfaat.

Baca Juga: Bikin Geger Warga Gayamsari, Dikira Mayat Tergeletak di Selokan Ternyata Seorang ODGJ Lagi Tiduran

Seperti misalnya untuk umroh.

"ya saya maunya gede lah nawarnya. Biar bisa untuk umroh, jadi kan bermanfaat gitu loh. Nggak cuma cuma-cuma", ungkap warga Lampung tersebut.

Sehingga akhirnya ia pun menjual pada bule tersebut dan mendapatkan uang senilai Rp 300 juta atas batu meteorit itu.

Sejumlah warganet pun ikut mendukung tindakan warga tersebut.

Baca Juga: 2 Promo Tiket Kereta HUT Kemerdekaan RI, Bayar Tiket Rp 78 Ribu atau Bayar 78 Persen Harga Tiket

Karena berkaca pada peristiwa sebelumnya, di mana seorang warga Sragen yang menemukan fosil gading gajah purba dan meyerahkannya pada pemerintah hanya diberi kompensasi sebesar Rp 1 juta.

Padahal fosil yang ditemukan tersebut diperkirakan sudah berusia sekitar 800.000 tahun hingga disebut sebagai salah satu fosil gading gajah purba terbesar yang pernah ditemukan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Meski pada akhirnya fosil tersebut nantinya akan dijadikan sebagai salah satu objek wisata, namun besaran kompensasi yang diberikan kini menuai kontroversi di media sosial.

Hingga warganet pun juga membandingkan nilai kompensasi tersebut yang tidak lebih besar dari UMR di Sragen, Jawa Tengah.

Anda juga dapat membaca berita kontroversi lainnya pada artikel: Kontroversi Matty Healy Vokalis The 1975 yang Bikin Elus Dada, Salah Satunya Hobi Makan Bahan Tak Lazim Ini. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )