Bupati Banyumas Responsnya Bikin Publik Geger Usai Mahasiswa Sebut Anies Baswedan Sebagai Presiden Pilihan

Arendya Nariswari
Rabu 09 Agustus 2023, 20:09 WIB
Achmad Husein, Bupati Banyumas yang sedang disorot publik (Sumber : Instagram/@ir_achmadhusein)

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang sedang disorot publik (Sumber : Instagram/@ir_achmadhusein)

INFOSEMARANG.COM - Bupati Banyumas, Achmad Husein seperti kita ketahui baru-baru ini tengah ramai diperbincangkan oleh publik usai hadir di acara Sudirman Student Summit 2023.

Achmad Husein yang merupakan Bupati Banyumas dari fraksi PDIP tersebut sempat naik ke atas panggung dan berinteraksi dengan beberapa mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Niat hati mengakrabkan diri dengan maba, Achmad Husein sempat menanyakan kepada para mahasiswa terkait siapa presiden pilihan mereka di Pilpres 2024 besok.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Mundur dari PDIP Demi Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024? Cek Faktanya!

Terlihat secara berurutan lima mahasiswa baru dengan seragam putih hitam tersenyum, sembari bergantian satu-satu menjawab.

Dihimpun dari akun Instagram @undercover.id, trlihat Achmad Husein meminta jawaban jujur dari para mahasiswa.

"Kira-kira presidennya yang akan kamu jadikan pemimpin itu siapa, jawab aja jujur aja gak usah ragu-ragu, saya ingin kejujuran yang hakiki, kejujuran yang hakikat," ungkap sang bupati.

Siapa sangka dengan lantang nama Anies Baswedan disebutkan oleh salah satu mahasiswa.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Resmi Jadi Cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024? Cek Faktanya

Bupati Banyumas Responsnya Bikin Publik Geger Usai Mahasiswa Sebut Anies Baswedan Sebagai Presiden PilihanBupati Banyumas Responsnya Bikin Publik Geger Usai Mahasiswa Sebut Anies Baswedan Sebagai Presiden Pilihan

"Anies Baswedan," ujar mahasiswa tersebut.

Tepuk tangan dan sorakan langsung terdengar riuh dalam ruangan tersebut, diduga mencoba santai Achmad menyebutkan tidak masalah dengan pilihan mahasiswa itu.

Kembali, Achmad menanyakan beberapa mahasiswa di sebelahnya mengenai siapa sosok yang dipilih kelak untuk menjadi presiden.

Namun lagi-lagi, hampir seluruh mahasiswa yang maju ke panggung memilih Anies Baswedan sebagai presiden pilihan.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Fitnah Anies Baswedan hingga Dapatkan Azab?

Achmad kembali menegaskan hal tersebut tak menjadi masalah sebab perbedaan pendapat pada Pilpres 2024 adalah hal biasa.

Usai video viral ini beredar, tidak sedikit warganet ramai-ramai memberikan berbagai tanggapan mereka melalui kolom komentar.

"Kampus gue jadi viral gegara bapak bupati nanyain pilihan politik ke maba," ungkap salah seorang warganet.

"Dia bilang tidak masalah sampai 6 kali adalah tanda kepanikan dia," imbuh warganet lain.

Baca Juga: Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies dalam Survei IPN, Erick Thohir Disebut Sebagai Cawapres Paling Cocok

"Sebenarnya nggak etis juga sih ya nanyain ginian di acara kampus," timpal warganet lainnya.

"Sampai rumah, bupatinya semaput," ungkap warganet lain.

"Tidak masalah tidak masalah, walau sakitnya seperti tersayat tapi tidak berdarah," sebut warganet lainnya.

Sampai dengan artikel ini ditulis, video Bupati Banyumas responsnya jadi sorotan usai mahasiswa sebut Anies Baswedan sebagai presiden pilihan di tahun 2024 tersebut telah viral dan mendapatkan 16 ribu lebih likes dari warganet.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )