Fatwa MUI Haramkan Politik Uang, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja Minta Segera Disosialisasikan

Elsa Krismawati
Kamis 22 Juni 2023, 15:20 WIB
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (Sumber : Website resmi Bawaslu RI)

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (Sumber : Website resmi Bawaslu RI)

INFOSEMARANG.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haram terhadap politik uang.

Rahmat Bagja, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meminta agar fatwa MUI tersebut segera disosialisasikan.

Menurut Rahmat Bagja fatwa MUI tersebut belum dipahami dengan baik oleh masyarakat.

Baca Juga: Fakta Tasyi Athasyia Terbaru, Lebih Dahulukan Beli Tas Mewah Ketimbang Bayar Gaji Karyawan, Netizen:Pantes...

Dikutip Infosemarang.com dari MetroTV pada 22 Juni 2023, Rahmat Bagja menyatakan.

"Iya, politik uang itu haram, tapi tidak tersosialisasikan, itu problem-nya," ucap Rahmat seperti dikutip Infosemarang.com pada 22 Juni 2023.

Ia menyebut kalau hal ini juga berlaku kepada pemeluk agama selain islam.

Baca Juga: Taipei Open 2023: Rehan/Lisa Kena Nyinyir Gara-gara Kalah dari Wakil Tuan Rumah Peringkat ke-331 Dunia

Bahwa haram hukumnya terlibat dalam politik uang dalam bentuk apapun.

Lebih lanjut Rahmat Bagja menyatakan akan memperketat pengawasan.

Pengawasan tidak hanya dimasa kampanye atau hari tenang saja.

"Pengawasan yang dulu aktif di masa tenang kita akan tarik ke masa kampanye. Kenapa?," ucapnya.

Baca Juga: Mana yang Utama untuk Kurban Idul Adha, Hewan yang Gemuk Banyak Dagingnya atau yang Harganya Mahal? Ini Jawabannya

"Karena bukan hanya di masa tenang, masa kampanye, kan, juga mulai politik uangnya, kemudian di hari H," lanjutnya.

Diketahui bahwa fatwa MUI tentang politik uang itu telah dikeluarkan pasa tahun 2018 silam.

MUI kala itu masih diketuai Ma'ruf Amin yang kini Wakil Presiden.

Baca Juga: TERKUAK!Eks Karyawan Tasyi Athasyia, Gaji Belum Dibayar Malah disuruh Nagih Hutang Klien:Untuk Beli Tas di Dubai

Cakupan dimenai fatwa ini adalah pengharaman pemberian imbalan untuk mengarahkan atau memenangkan calon dalam pemilu.

Jelang Pemilu 2024 Bawaslu meminta agar digencarkan sosialisasi fatwa haram politik uang.

Sedangkan, Asrorun Ni'am Ketua Bidang Fatwa MUI mengatakan kalau hal itu sebagai tanggung jawab keumatan.

Baca Juga: Curhat Lawas Billy Syahputra Pernah Diselingkuhi Syahnaz Sadiqah, Raffi Ahmad Malah Bangga?

"Dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas untuk umat," katanya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )