TERKUAK!Ini Hal Aneh Kata Jonathan Latumahina, Usai Polisi Amankan Barang Bukti Mobil Rubicon Mario Dandy

Elsa Krismawati
Rabu 14 Juni 2023, 10:40 WIB
Jonathan Latumahina saat ditanyai Hakim di sidang Mario Dandy sebagai saksi

Jonathan Latumahina saat ditanyai Hakim di sidang Mario Dandy sebagai saksi

INFOSEMARANG.COM - Sejumlah fakta kasus Mario Dandy terkuak di persidangan tanggal 13 Juni 2023, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Keanehan demi keanehan diungkap Jonathan Latumahina sebagai saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Dalam kesempatan itu, Jonathan Latumahina yang selaku ayah korban mengaku heran, barang bukti Mobil Rubicon yang digunakan Mario Dandy hilang dari Polsek.

Baca Juga: Foto Lawas Kaesang Masih Beredar, Erina Gudono: Sudah Kubantu Glow Up, Jangan Pakai Foto sebelum Nikah

Dilansir kanal YouTube Metro TV, Jonathan pada Hakim Ketua mengungkap, Polisi Sektor Pesanggrahan memberi jawaban yang mengherankan.

Hilangnya Mobil Rubicon pelaku saat itu lantaran digunakan untuk menjemput saksi.

Ayah David Ozora sontak bertanya-tanya soal kejadian janggal tersebut.

"Apakah Polsek ini demikian miskinnya jemput saksi pakai mobil pelaku?" tanya Jonathan sambil menerangkan.

Baca Juga: Ini Awal Kecurigaan Jonathan Latumahina soal Identitas Ayah Mario Dandy Merupakan Pejabat

Lebih anehnya, kata Jonathan, usai menjemput saksi saat itu, Mobil Rubicon berganti plat.

Semula, plat Mobil Rubicon Mario Dandy bernomor B 120 DEN.

"Anehnya pas kembali plat nomernya berubah," terangnya.

Pria yang akrab disapa Jo itu juga menuturkan dari informasi yang didapat, mobil tersebut dibawa oleh AG.

Baca Juga: Beda Gaya Tasyi Athasyia dan Suami Klarifikasi Masalah Keluarga dan Karyawan, Mana yang Lebih Diterima?

Janggalnya, anak AG yang menyetir. Padahal AG merupakan anak berusia 15 tahun yang belum memiliki surat ijin mengemudi (SIM).

Selain itu, Jo turut menyikapi konferensi pers yang diadakan oleh Polres Jakarta Selatan yang dilakukan dua kali.

"Yang pertama disebut pemukulan sebanyak dua kali, setelah video viral, diralat," katanya.

Jo mengaku hingga saat ini dirinya tak pernah sekalipun melihat video viral pemukulan Mario Dandy pada sang anak.

Baca Juga: Minta Maaf ke Publik, Tasyi Athasyia dan Syech Zaki: Kami Hanya Manusia Ladangnya Salah dan Dosa

Ia pun menegaskan dirinya tak ingin menonton video tersebut.

"Sampai sekarang belum pernah lihat, jangan sampe lihat pokoknya," tandas Jonathan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )