Terungkap Motif Ayah Bunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Disebut Gegara Istrinya Selingkuh dengan 3 Pria, Ada Bukti?

Jeanne Pita W
Sabtu 23 Desember 2023, 18:00 WIB
Terungkap Motif Ayah Bunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Disebut Gegara Istrinya Selingkuh dengan 3 Pria, Ada Bukti? (Sumber : Istimewa)

Terungkap Motif Ayah Bunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Disebut Gegara Istrinya Selingkuh dengan 3 Pria, Ada Bukti? (Sumber : Istimewa)

INFOSEMARANG.COM -- Kasus pembunuhan empat anak di Jagakarsa oleh ayahnya sendiri sempat menghebohkan jagad maya.

Pasalnya, keempat anak tersebut dibunuh dan diletakkan berjejer di atas kasur dalam salah satu kamar yang ada di rumah kontrakan pelaku di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pelaku pembunuhan bernama Panca Darmansyah tersebut kemudian dibekuk polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal pembunuhan berencana yakni 340 KUHP, ancaman hukuman paling berat pidana mati atau kurungan penjara seumur hidup.

Baca Juga: Catat! Ini 9 Spot Kembang Api Malam Tahun Baru 2024 di Yogyakarta yang Jangan Sampai Dilewatkan

Kini akhirnya terungkap motif sebenarnya seorang ayah tega membunuh empat anaknya sekaligus.

Adapun rasa cemburu terhadap istrinya, D, menyebabkan Panca tega menghabisi nyawa keempat anak kandungnya sekaligus.

Intinya saya cemburu dengan istri saya karena dia kan melakukan perselingkuhan. Itu saja,” kata Panca saat ditanya Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, Kamis (21/12/2023).

Dalam sesi jumpa pers tersebut, Panca mengungkapkan bahwa rasa cemburunya memuncak ketika ia mengetahui bahwa istrinya berkomunikasi layaknya suami istri dengan tiga pria sekalgus.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Varian JN.1 Kian Meningkat, Kemenkes Ungkap 41 Kasus di RI

Iya karena saya lihat dari pertama bukti pertama dari chat WA, WhatsApp lalu saya sempat telepon itu lakinya, tapi enggak lama diblokir,” ungkapnya.

Terus yang di hari Minggu saya hack Instagram istri saya. Saya baru lihat itu secara detail ternyata bukan satu orang saja, ada kisaran 3 orang dia melakukan kayak apa ya, chat yang seperti kayak suami istri,” tambahnya.

Meski demikian, ketika awak media memberondongnya dengan pertanyaan soal bentuk komunikasi sang istri dengan tiga pria yang diduga adalah selingkuhannya itu, Panca memilih untuk diam dan menyerahkannya kepada pihak pengacara.

Nanti tanya saja sama pengacara saya,” pungkasnya.

Baca Juga: TWS Adik SEVENTEEN Bakal Debut Januari 2024, Ciri Khas Pledis: Nama Grup Tak Sesuai Jumlah Member

Di sisi lain, Panca kemudian mengungkapkan rasa menyesal atas perbuatannya terhadap keempat anaknya yang kini telah tiada.

Sangat menyesal. Sebenarnya kenapa saya masih hidup saja sih, mestinya saya juga ikut dengan anak-anak,” kata Panca.

Ia juga mengaku telah melakukan percobaan bunuh diri hingga lima kali namun gagal dan masih diberi kehidupan.

Iya benar (coba bunuh diri). Tapi ternyata saya masih dikasih kehidupan dengan lima kali percobaan. Ya untuk saat ini saya menyesal atas perbuatan saya,” ujarnya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)