Akhir Kasus Sopir Truk Dianiaya Ajudan Bupati Kutai Barat, Publik: Nasib Orang Kecil di Indonesia

Arendya Nariswari
Kamis 21 Desember 2023, 17:25 WIB
Akhir Kasus Sopir Truk Dianiaya Ajudan Bupati Kutai Barat, Publik: Yaelah Gini Amat Endingnya (Sumber : Twitter/@ahriesonta)

Akhir Kasus Sopir Truk Dianiaya Ajudan Bupati Kutai Barat, Publik: Yaelah Gini Amat Endingnya (Sumber : Twitter/@ahriesonta)

INFOSEMARANG.COM - Seperti kita ketahui, baru-baru ini publik digemparkan dengan video sopir truk dianiaya oleh ajudan Bupati Kutai Barat FX Yapan.

Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Kinong, Kalimantan Timur dan sempat menyulut amarah publik yang melihatkan.

Dari video yang diunggah ke berbagai media sosial, terlihat sang sopir truk tampak tak berdaya dihajar oleh sang ajudan.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Chef Haryo Pramoe Dikabarkan Meninggal Dunia

Kepala sopir truk itu bahkan sempat ditendang oleh sang ajudan hingga tubuhnya tergeletak di tengah jalan.

Bupati Kutai Barat FX Yapan pada video itu mencoba untuk mengehentikan aksi sang ajudan.

Kemarahan sang ajudan ternyata berawal dari sopir truk yang enggan memberikan jalan kepada rombongan FX Yapan.

Mobil dinas milik Bupati Kutai Barat diduga posisinya pada waktu itu justru terpepet dengan truk yang dikendarai oleh sang sopir hingga hampir terjadi kecelakaan.

Baca Juga: G-Dragon Hengkang Dari YG Entertainment, Kini Resmi Tandatangani Kontrak Eksklusif dengan Agensi Baru

Merasa aksinya membahayakan pengendara lain, FX Yapan sempat menyalahkan sang sopir truk sawit.

Terbaru, melalui akun X Ahrie Sonta selaku Sekpri Kapolri Spripim Polri mengunggah akhir kasus tersebut.

Ia mengatakan bahwa kedua belah pihak sudah bertemu dan kasus diselesaikan secara damai.

Baca Juga: Hasil Drawing 14 Wakil Indonesia di Malaysia Open 2024

Pelaku penganiayaan yang bukan lain merupakan ajudan dari FX Yapan juga sudah meminta maaf langsung kepada sopir truk.

Kendati demikian, tidak sedikit warganet yang menyayangkan akhir berdamai tersebut.

Sebab sebenarnya aksi penganiayaan itu bisa dipidanakan.

Baca Juga: Mengenal Stiff Person Syndrome yang Diderita oleh Penyanyi Celine Dion, Ini Dampak Buruknya

"Begini banget ya pak nasib orang kecil di Indonesia, salah sedikit langsung diinjak-injak di depan umum. Dan hanya berujung damai," ungkap salah seorang warganet.

"Harusnya dimaafin tapi proses hukum berlanjut, ini kriminal lo pak, kalau yang begini dibiarin nanti orang-orang yang ngerasa punya jabatan bebas mukul orang kecil terus enak tinggal damai," imbuh warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)