Tentara Israel Jadikan RS Indonesia di Gaza Sebagai Markas, MER-C Desak WHO Lakukan Investigasi

Galuh Prakasa
Rabu 20 Desember 2023, 17:14 WIB
IDF jadikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza sebagai markas tentara. (Sumber : mer-c.org)

IDF jadikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza sebagai markas tentara. (Sumber : mer-c.org)

INFOSEMARANG.COM -- Komite Penyelamatan Darurat Medis (MER-C) Indonesia mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza telah direbut oleh tentara Israel atau Israel Defense Force (IDF) dan dijadikan sebagai markas mereka.

Sarbini Abdul Murad, Kepala Presidium MER-C Indonesia, menyatakan bahwa saat ini tidak ada lagi dokter dan pasien di RS Indonesia di Gaza.

Mereka telah meninggal dalam serangan Israel, sehingga RS Indonesia di Gaza kini sepenuhnya dikuasai oleh IDF dengan tindakan yang licik.

Baca Juga: Klarifikasi Perusahaan Bus Rosalia Indah Usai Kasus iPad Pelanggan Hilang di Dalam Kendaraan

"Pasien dan dokter di sana sudah tidak ada, semuanya sudah gugur atas serangan IDF," ungkap Sarbini dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 20 Desember 2023.

Menurutnya, sekitar dua pekan yang lalu, IDF menjadikan RS Indonesia di Gaza sebagai markas operasional serangannya terhadap Palestina.

Aksi pembajakan dan penyalahgunaan fungsi RS Indonesia di Gaza patut dikritik oleh dunia internasional.

Pada 7 November 2023, IDF sebelumnya menuduh RS Indonesia di Gaza sebagai markas serangan Hamas.

Namun, setelah dilakukan investigasi, tidak ada bukti yang ditemukan terkait penyalahgunaan fungsi rumah sakit sebagai markas serangan oleh Hamas.

"Sekarang, terbukti secara curang dan licik, IDF yang menjadikan RS Indonesia di Gaza sebagai markas mereka," tegas Sarbini.

Baca Juga: Akhirnya Blak-Blakan, Wapres Jusuf Kalla Siap Dukung Paslon Ini di Pilpres 2024

MER-C mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melakukan investigasi terhadap Israel.

"Kami mendesak agar WHO turun tangan untuk melakukan investigasi terhadap Israel yang menyalahgunakan fungsi rumah sakit untuk kepentingan mereka yang culas," kata Sarbini.

Ia menilai tindakan licik Israel ini mencurigakan, dengan menggunakan Indonesia sebagai tameng, mengingat Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat loyal dan mendukung Palestina.

Langkah Israel yang menjadikan RS Indonesia di Gaza sebagai markas IDF dianggap sebagai indikator bahwa negara Zionis tersebut dalam keadaan terdesak secara internasional, kalah di berbagai front, termasuk di wilayah Utara Palestina.

Untuk itu, Sarbini menyatakan bahwa MER-C Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan mendesak WHO untuk turun tangan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )