Bukan dari Pinjol, Terkuak Fakta Sumber Hutang yang Membuat Guru SD di Malang Nekat Bunuh Diri dengan Keluarga

Arendya Nariswari
Minggu 17 Desember 2023, 15:00 WIB
Ilustrasi TKP penemuan mayat (Sumber : Pixabay)

Ilustrasi TKP penemuan mayat (Sumber : Pixabay)

INFOSEMARANG.COM - Kabar mengenai keluarga di Malang yang nekat melakukan bunuh diri masih ramai diperbincangkan publik.

Banyak sumber menyebutkan jika guru SD (44) bersama sang istri dan salah seorang anaknya (12) nekat melakukan bunuh diri akibat terlilit hutang.

Kronologi kejadian bermula saat salah seorang anak kembar korban menemukan ibu, saudara dan ayahnya sudah tidak bernyawa di sebuah kamar.

Baca Juga: Waspada! Dua Pelaku Pencurian Helm di SPBU Ngaliyan Kerap Beraksi di Beberapa Tempat, Begini Ciri-cirinya

Sebab panik, anak korban yang selamat berinisial AKE itu langsung meminta pertolongan kepada tetangganya.

Polisi sampai dengan saat ini masih melakukan penyelidikan terkait sumber hutang yang dipinjam oleh sang guru SD.

Baca Juga: Truk Pengangkut Bahan Pokok Terguling di Jembatan Kali Kondang, Diduga Tak Kuat Menanjak

Dihimpun dari akun Instagram @sisiterang.official, dugaan awal pihak keolisian hutang yang diperoleh bukanlah berasal dari pinjaman online atau pinjol.

"Dari pemeriksaan saksi-saksi, kami menduga akalu Pak WE punya tanggungan hutang dan menjadi motif yaitu faktor ekonomi," tutur AKP Gandha Syah Hidayat Kasat Reskrim Polres Malang kepada media.

Baca Juga: APES! Niat Hati Bawa Kabur Rice Cooker dan TV, Maling di Karangjati Malah Tertabrak Mobil

Sebelum meninggal, WE diduga memberikan pesan untuk salah satu anak kembarnya yang selamat yakni AKE.

Ia meminta AKE untuk menurut kepada nenek, tante serta omnya sepeninggal dirinya.

Kekinian AKE sendiri tengah menjalani proses pemulihan trauma dan pendampingan kesehatan mental dari psikolog serta pihak kepolisian.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )