BEM UGM Cap Presiden RI Sebagai Alumnus Paling Memalukan, Gielbran: Jokowi Itu Licik dan Culas Sekali

Jeanne Pita W
Sabtu 09 Desember 2023, 07:50 WIB
BEM UGM Cap Presiden RI Sebagai Alumnus Paling Memalukan, Gielbran: Jokowi Itu Licik dan Culas Sekali (Sumber : Kolase foto instagram @bemkm_ugm dan tangkapan layar X @BosPurwa)

BEM UGM Cap Presiden RI Sebagai Alumnus Paling Memalukan, Gielbran: Jokowi Itu Licik dan Culas Sekali (Sumber : Kolase foto instagram @bemkm_ugm dan tangkapan layar X @BosPurwa)

INFOSEMARANG.COM -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) baru saja menobatkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai alumnus UGM yang paling memalukan.

Nominasi tersebut pun tampak terpampang di salah satu unggahan akun @bemkm_ugm sejak Rabu (6/12/2023).

Sejumlah baliho tampak di pasang di beberapa titik, termasuk salah satunya area bundaran kampus UGM.

Baca Juga: Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas, Warga Diguyur Hujan Air dan Abu di Stabelan Boyolali

Dalam baliho tersebut tampak gambar kedua wajah Jokowi dengan jaket almamater mengenakan caping berlatar kampus UGM dengan keterangan masa kuliah '1980-1985'.

Tak hanya di pasang di lingkungan UGM, namun BEM UGM membuat empat buah baliho bergambar Jokowi Alumnus Paling Memalukan itu dan di pasang di luar kampus supaya publik juga dapat melihatnya.

Di samping itu, BEM UGM yang saat ini diketuai oleh Gielbran Mohammad juga mengadakan sebuah acara diskusi bertajuk "Diskusi Publik dan Mimbar Bebas: Rezim Monarki Sang Alumni: Amblesnya Demokrasi, Ambruknya Konstitusi, dan Kokohnya Politik Dinasti" pada Jumat (8/12/2023).

Baca Juga: Meresahkan, 6 Pengungsi Rohingya Berusaha Melarikan Diri, Kini Diamankan Polisi

Diskusi ini juga menghadirkan sejumlah pembicara seperti aktivis demokrasi Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti serta pegiat anti korupsi Zainal Arifin Mochtar.

Menariknya, dalam acara tersebut Gielbran Mohammad menyampaikan beberapa hal terkait dinasti politik dalamm konteks Jokowi.

Ia menyebutkan bahwa, "mengingat Jokowi adalah seorang Jawa tulen, dalam falsafah kepemimpinan Jawa itu nomor satu adalah kekuasaan, nomor dua etik," ungkapnya membuka diskusi tersebut.

Baca Juga: Buntut Video Viral Komika Asal Lampung Diduga Menghina Nama Nabi Muhammad SAW Dihujat Warganet, Berujung Minta Maaf

Gielbran pun kemudian menyinggung terkait isu 3 periode yang sempat muncul pada awal tahun 2023 dan diyakini bahwa memang kabar itu berhembus dari dalam istana negara.

"Tiga periode itu isu yang digunakan untuk tes ombak, apakah masyarakat itu menerima itu atau tidak," ujarnya.

Menurut Gielbran, sifat asli Jokowi kemudian smakin terlihat di mana cara-cara yang digunakan untuk meraih kekuasaan hingga saat ini sangat licik dan culas.

"Rezim Jokowi ini buat kami bukan sekedar rezim Orde Baru tapi Orde Paling Baru," pungkasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )