Mayoritas Hamil Duluan, Pengadilan Agama di Kulon Progo Banjir Pengajuan Nikah Dini

Jeanne Pita W
Rabu 29 November 2023, 19:38 WIB
Ilustrasi | Mayoritas Hamil Duluan, Pengadilan Agama di Kulon Progo Banjir Pengajuan Nikah Dini (Sumber : Freepik/Racool_studio)

Ilustrasi | Mayoritas Hamil Duluan, Pengadilan Agama di Kulon Progo Banjir Pengajuan Nikah Dini (Sumber : Freepik/Racool_studio)

INFOSEMARANG.COM -- Pengadilan Agama (PA) Wates, Kabupaten Kuon Progo tahun ini kebanjiran pegajuan permohonan nikah dini atau dispensasi nikah.

Setidaknya terdapat 64 pasangan berusia di bawah 19 tahun diketahui mengajukan permohonan tersebut.

"Kalau 2022 kan 54 perkara. Kemudian pada tahun ini yang terhitung sejak Januari sampai 22 November kemarin sudah ada 64 perkara. Jika dipersentase maka kenaikannya berkisar 8,4 persen," ungkap Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Wates, Agus Wantoro saat dihubungi salahs atu awak media pada Selasa (28/11/2023).

Baca Juga: Radja Nainggolan Resmi Gabung Bhayangkara FC, Upaya The Guardians Bangkit dari Posisi Juru Kunci

Lebih lanjut, Agus pun mengungkapkan bahwa jumlah pemohon tahun ini didominasi oleh sejumlah pasangan yang telah mengalami hamil duluan atau hamil di luar nikah, di mana persentasenya mencapai 66 persen dari total keseluruhan jumlah perkara.

"Nah kalau kemarin data terakhir kami cek di penyebabnya itu sekitar 66 persen karena sudah hamil. Jadi memang 66 persen kita hitung itu sudah hamil duluan," ungkapnya.

Sementara itu, 34 persen lainnya merupakan pengajuan yang dilakukan karena memang sudah ada niatan dari pemohon untuk nikah muda dengan salah satu alasannya untuk menghindari perzinahan.

Baca Juga: Minta Relawan Tabrak Penghalang Kampanye, Pernyataan Ganjar Pranowo Kembali Disorot

Beradasarkan jumlah perkara yang masuk, 64 dispensasi nikah dini ini diajukan oleh sejumlah pasangan dari 11 kapanewon dan yang terbanyak dari Kapanewon Sentolo sejumlah 12 pasangan.

Selanjutnya disusul dari Panjatan dan Wates masing-masing 10 pasangan, lalu Girimulyo 7 dan Pengasih 5 pasangan.

Selain itu ada pula permohonan pasangan dari Kokap, Kalibawang, Galur dan Lendah masing-masing 4 pasangan dan terakhir ada pasangan dari Samigaluh dan Nanggulan masing-masing 2 pasangan.

Baca Juga: Biadab! Kronologi Mantan Mahasiswa Cumlaude Masuk DPO Gegara Rudapaksa Puluhan Anak Laki-Laki

Pihak PA pun mengungapkan bahwa pemohon tersebut rata-rata berusia 17-18 tahun, bahkan ada pula yang berusia 14 tahun sehingga mayoritas memang merupakan usia sekolah SMP-SMA.

Namun dari total 64 perkara tersebut, ada 2 permohonan yang tidak dikabulkan oleh PA Wates lantaran pemohon masih berusia 14 tahun dan dinilai belum sia secara psikologis. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)