MUI Hanya Keluarkan Fatwa Haram, Apindo Bakal Rilis Daftar Produk Pro Israel Agar Boikot Tidak Salah Sasaran

Jeanne Pita W
Rabu 29 November 2023, 16:38 WIB
MUI Hanya Keluarkan Fatwa Haram, Apindo Bakal Rilis Daftar Produk Pro Israel Agar Boikot Tidak Salah Sasaran (Sumber : freepik/kwangmoop)

MUI Hanya Keluarkan Fatwa Haram, Apindo Bakal Rilis Daftar Produk Pro Israel Agar Boikot Tidak Salah Sasaran (Sumber : freepik/kwangmoop)

INFOSEMARANG.COM -- Sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap Palestina, sejumlah brand atau produk yang disinyalir terafiliasi atau pro Israel pun kena imbasnya.

Komisi Fatwa MUI pun kemudian juga mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina.

Di mana dalam fatwa terbaru tersebut, masyarakat dihimbau untuk menghindari penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel.

Baca Juga: Pernah Jadi Bintang Tamu, Kaesang Pangarep Ungkap Kejanggalan di MasterChef Indonesia: Rasanya...

Umat Islam diimbau untuk semaksimal mungkin menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafilitasi dengan Israel serta yang mendukung penjajahan dan zionisme,” ujar Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, membacakan fatwa MUI terbaru di Kantor MUI, Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Namun demikian, MUI sendiri tidak menyebutkan brand atau produk apa saja yang terafiliasi tersebut.

Atas hal tersebut, Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo melalui Ketua Umumnya yakni Shinta W Kamdani menegaskan bahwa memang saat ini kementerian atau lembaga di Indonesia sendiri belum meluncurkan daftar resmi produk pro Israel.

Baca Juga: 7 Syarat Terbaru Penerbitan SKCK di Polrestabes Semarang

Hal ini dilakukan sebagai tindakan lebih lanjut agar tidak merugikan pihak-pihak terkait seperti misalnya dampak terhadap para pekerjanya.

Shinta pun menjelaskan bahwa kesalahan informasi tersebut perlu diluruskan karena sudah berdampak terhadap penjualan produk bersangkutan. Namun demikian, ia tidak menyebutkan lebih rinci angka penurunannya karena saat ini datanya masih dalam proses.

Apindo sendiri khawatir aksi boikot yang salah malah akan berdampak ke pengurangan karyawan atau PHK jika terus dilakukan.

Baca Juga: 6 Link Live Streaming MAMA Awards 2023 Hari Kedua 29 November 2023, NONTON GRATIS DI SINI

"Kita sekarang mau cari data yang tepat, agar tahu masing-masing perusahaan apa betul produknya berkaitan dengan Israel, kenyataannya produk Indonesia yang dirugikan," ujarnya lebih lanjut.

Apindo memastikan bahwa daftar tersebut rencananya akan dirilis paling lama pekan depan. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )