Rumah Ken Admiral Korban Aditya Hasibuan Dilempari Batu dan Bunga, Dinda Safay Beri Bukti

Noorchasanah Anastasia
Jumat 28 April 2023, 21:26 WIB
Rumah Ken Admiral korban Aditya Hasibuan dilempari batu dan bunga oleh orang tak dikenal. (Sumber : Instagram @dindasafay)

Rumah Ken Admiral korban Aditya Hasibuan dilempari batu dan bunga oleh orang tak dikenal. (Sumber : Instagram @dindasafay)

INFOSEMARANG.COM -- Masih berlanjut perkara kasus penganiyaan Ken Admiral oleh Aditya Hasibuan anak AKBP Achiruddin Hasibuan.

Kali ini kakak korban, Dinda Safay, mengunggah video yang memperlihatkan rumahnya mendapat teror dari orang tak dikenal.

Melalui video di Instagram Storiesnya, Jumat (28/4/2023) dini hari, tepatnya pukul 03.30, terlihat beberapa bunga yang biasa disebut kembang setaman dan batu bercecer di depan rumahnya.

Dinda dan keluarga korban belum mengetahui siapa pelaku di balik aksi teror ini.

Ada beberapa saksi yang melihat orang tak dikenal saat melancarkan aksinya di depan rumah korban.

Baca Juga: Viral Video Diduga Aditya Hasibuan Anak Polisi Aniaya Ken Admiral, Mario Dandy Jilid 2?

Begini informasi yang dibagikan oleh Dinda Safay soal kejadian di rumahnya:

"Hari ini rumah kami keluarga besar Ken Admiral dilempar hal seperti ini sampai saat ini KAMI TIDAK TAHU SIAPA YANG MELEMPAR BARANG SEPERTI INI," tulis sembari memperlihatkan video situasi di depan rumahnya.

Diberitakan sebelumnya, video penganiayaan ini sedang viral di Twitter setelah diunggah pada Selasa (25/4/2023) sore.

Pada video terlihat Ken Admiral yang tidak berdaya menerima pukulan dari Aditya.

Jika dilihat dari video, waktu kejadian yakni pada malam hari di depan rumah Aditya Hasibuan di Medan, Sumatera Utara.

Berikut kronologi lengkapnya:

Awal mula kejadian

Pada 21 Desember 2022, Ken bersama dengan keponakan dan pacarnya mengendarai mobil Mini Cooper di SPBU Ringroad, dekat Pizza Hut Medan.

Rupanya ia diikuti oleh 6 orang dengan 3 motor yang diketahui Aditya dan kawan-kawannya.

Keenam orang tersebut menghentikan mobil Ken untuk mengajak bermain.

Namun karena Ken menolak, Aditya justru memukul Ken sebanyak 3 kali di bagian pelipis kanan dan bibir.

Ken pun berusaha menghindari dengan menutup kaca jendela mobilnya.

Tak disangka, Aditya justru menendang kaca spion mobil Ken hingga pecah dan patah.

Meminta ganti rugi

Ken pun memilih untuk mengantar pacar dan keponakannya.

Namun sebelum pulang, Ken mengajak ketiga temannya untuk datang ke rumah Aditya berniat meminta ganti rugi kaca spion yang patah.

Dikarenakan ia takut dimarahi jika pulang dengan bagian mobil yang rusak.

Ia dan teman-temannya tiba di rumah Aditya pukul 02.00 WIB tanggal 22 Desember 2022.

Hendak bertemu Aditya, Ken justru bertemu dengan kakak dan ayah Aditya.

Ayah Aditya, AKBP Achiruddin Hasibuan, menanyakan niat kedatangan Ken dan teman-temannya.

Namun justru memberi ancaman kepada Ken dengan mengeluarkan senjata laras panjang.

Ken dianiaya

Saat senjata laras panjang dibawa oleh orang suruhan AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya pun ikut keluar.

Namun Aditya justru langsung menerjang Ken, memukul dan menendang hingga Ken terjatuh.

Ketiga teman Ken yang hendak berusaha melerai pun dihentikan oleh AKBP Achiruddin Hasibuan yang membawa senjata laras panjang.

AKBP Achiruddin Hasibuan beri arahan Aditya

Di lokasi penganiayaan, AKBP Achiruddin Hasibuan tidak sekadar memberi ancaman kepada ketiga teman Ken.

Ia juga memberi instruksi langsung kepada Aditya yang sedang menganiaya Ken seperti meminta mengeluarkan jurus Judonya.

Aditya tak berhenti memukul meski Ken sudah mengucap ampun beberapa kali.

Karena kejadian ini, Ken menderita luka-luka di wajahnya.

Ia pun sempat melakukan visum di RS Bhayangkara Medan yang hasilnya digunakan sebagai barang bukti.

(*)

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )