Jawab Tudingan dr Tifa, Gibran Tunjukan Ijazah S1 Asli ke Media: Biar cepet selesai ya

Galuh Prakasa
Selasa 21 November 2023, 19:27 WIB
Gibran Rakabuming Raka hadapi kontroversi dengan membawa ijazah S1 asli dari Universitas of Bradford yang telah dilegalisir, menantang tudingan ijazah kursus. (Sumber : YouTube/ Gerindra TV)

Gibran Rakabuming Raka hadapi kontroversi dengan membawa ijazah S1 asli dari Universitas of Bradford yang telah dilegalisir, menantang tudingan ijazah kursus. (Sumber : YouTube/ Gerindra TV)

INFOSEMARANG.COM -- Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, menghadapi kontroversi terkait ijazah S1-nya dari Universitas of Bradford, Inggris.

Dalam upaya membuktikan keaslian ijazah tersebut, Gibran secara resmi membawakan dokumen tersebut ke Balaikota Solo dan meminta media untuk memverifikasinya.

Gibran membawa ijazah S1 aslinya dari Universitas of Bradford, Inggris, beserta surat keputusan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Ia juga memperlihatkan ijazah kuliah dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) serta gelar yang diperoleh dari University Bradford.

Baca Juga: 2 Jurnalis Jadi Martir Kena Serangan Bom dari Pesawat Israel, Sempat Unggah Liputan Terakhirnya

Kontroversi ini muncul setelah adanya tuduhan dari Dokter Tifa melalui media sosial, yang menyebut bahwa Gibran hanya mengikuti kursus persiapan masuk ke University of Technology Sydney (UTS) Insearch Sydney, Australia.

Dalam suasana ini, Gibran menegaskan bahwa ijazahnya autentik dan menyatakan kesiapannya untuk mengakhiri polemik tersebut dengan transparansi penuh.

"Biar cepet selesai ya, emang ijazahnya ini. Kalau palsu seharusnya dipermasalahkan dari awal waktu pendaftaran. Hal biasa makanya tak bawakan ijazahnya. Ndak (merugikan) saya anggap untuk lucu-lucuan," katanya kepada media.

"Temen-temen media bisa pegang bentuk aslinya. Bentuk fisiknya ini yang sudah di legalisir. Ini sertifikat dan lain lain ijazah S1nya," tambah Gibran.

Sementara itu, selain isu tentang keaslian ijazah, muncul pula tudingan bahwa Gibran adalah lulusan SMK.

Baca Juga: Jonatan Christie: Cedera di Kaki Kiri Jadi Alasan Mundur dari China Masters 2023

Gibran merespon klaim tersebut dengan fokus mempertahankan integritas ijazah S1-nya, sambil mengakui bahwa lulusan SMK pun memiliki prestasi yang tak kalah berharga.

"Sekarang musimnya gibran lulusan SMK. Kalau lulusan SMK itu kenapa to. Kan lulusan SMK juga bagus. Tapi ini sertifikat dan lain lain ijazah S1," ujarnya.

Untuk diketahui, Setelah lulus dari SMP Negeri 1 Surakarta pada 2002. Gibran melanjutkan studinya di Orchid Park Secondary School, Singapura.

Gibran juga pernah menempuh studi di University of Technology Sydney Insearch (UTS Insearch, sekarang UTS College), Australia dan lulus pada 2006.

Kemudian, Gibran menempuh kuliah dalam bidang pemasaran di Management Development Institute of Singapore (MDIS), dimana lulusan program pada saat itu akan menerima gelarnya dari Universitas Bradford, Inggris.

Gibran lulus kuliah pada 2010 dan memperoleh gelar B.Sc. (Hons).***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)