Terungkap Isi Chat Keluarga Shintia Indah Permatasari: Almarhumah Kurang Sabar Apa, Selalu Dipersulit Keluarga Calon

Arendya Nariswari
Jumat 17 November 2023, 16:40 WIB
Sosok Shintia Indah Permatasari (Sumber : tiktok @yanere)

Sosok Shintia Indah Permatasari (Sumber : tiktok @yanere)

INFOSEMARANG.COM - Publik masih terus menyoroti kasus Shintia Indah Permatasari yang ditemukan gantung diri di salah satu penginapan Padang.

Fakta baru terungkap, usai salah satu akun membeberkan chatnya dengan seorang anggota keluarga dari Shintia Indah Permatasari.

Terungkap juga jika jumlah uang panai yang diminta kekasih Shintia bukan Rp500 juta melainkan Rp1,5 Miliar.

Baca Juga: KPU Jalin Kerja Sama dengan TikTok Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

Diunggah ulang oleh akun TikTok @kaolinjewelry, MUA ternyata sempat berbincang dengan salah satu keluarga.

"Mengenai uang japuik 500jt? Awalnya bapaknya minta uang japuik 1,5 M kepada keluarga kami," ungkap keluarga, dikutip dari akun tersebut.

Dalam adat memang sang ayah dari kekasih Shintia menghendaki anak laki-laki dibeli oleh pihak perempuan

Kendati sudah diiyakan, selama proses diskusi dan pertemuan keluarga menilai ayah dari kekasih Shintia terus mempersulit.

"Selama tuka tando/tunangan, bapaknya berkali-kali menegaskan bahwa 'anak saya ini dibeli ya'. Berkali-kali menegaskan seperti itu," imbuhnya.

Baca Juga: Gibran Resmikan Wisata Air Baru di Solo, Summerland Tirtamas Waterpark: Cek Harga Tiketnya!

"Pokoknya ada saja masalah yang nggak jadi masalah dipermasalahkan. DIsuruh ma urak Selo acara adat. Hpnya nggak pernah diangkat sampai detik almarhumah meninggal," ungkap keluarga.

Pihak keluarga tak keberatan jika chat ini diunggah untuk menghindari fitnah dan kesalahpahaman.

Sebab Shintia diketahui memang meninggal dunia di sebuah penginapan.

Baca Juga: Bukan Rp500 Juta, Ternyata Keluarga Calon Suami Minta Rp1,5 M Diduga Jadi Penyebab Shintia Indah Permatasari Akhiri Hidup

Keluarga menjelaskan Shintia sengaja menginap sebab esok harinya hendak meeting dengan WO.

Ia juga diketahui menginap di hotel syariah sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

Diduga kuat latar belakang pendidikan dan ekonomi Shintia membuat dirinya tak direstui oleh pihak lelaku yang diketahui seorang AKPOL.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )