Pj Gubernur Jateng Akan Selidiki Video Viral ASN Diarahkan Menangkan Ganjar Mahfud

Elsa Krismawati
Jumat 17 November 2023, 14:00 WIB
Pj Gubernur Jateng memeberikan keterangan terkait netralitas ASN (Sumber : antara)

Pj Gubernur Jateng memeberikan keterangan terkait netralitas ASN (Sumber : antara)

INFOSEMARANG.COM- Nana Sudjana, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, memberikan tanggapan terhadap video yang viral di media sosial TikTok dan Twitter yang menyebutkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) diperintahkan untuk mendukung PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo.

Pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut dengan mengerahkan tim Satuan Tugas (Satgas) untuk menyelidiki kebenaran isi video tersebut.

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @aseppratama01_ dan Twitter @mimih6mei, seorang wanita berseragam ASN Pemkab Boyolali terlihat memberikan instruksi untuk memenangkan PDIP dan memilih Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Adu Banteng Motor CB vs Truk Box di SMK Texmaco Mangkang: 2 Orang Asal Grobogan Tewas

Nana Sudjana menyatakan bahwa jika terbukti ada keterlibatan ASN dalam kecurangan, pihaknya akan segera memprosesnya.

"Ada tim khusus di lapangan untuk mencegah kecurangan. Tapi nanti itu urusan Bawaslu kalau masalah kampanye. Bila ada keterlibatan dan kecurangan dari ASN, akan kami proses," ungkap Nana Sudjana seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 17 November 2023.

Pj Gubernur Jateng menegaskan bahwa telah menyiapkan tim khusus untuk memantau aktivitas ASN selama tahapan Pemilu 2024.

Baca Juga: Kata Willy Dozan soal Leon Putranya yang Berulah: Sementara, Kami Hanya Bisa Minta Maaf

Tim tersebut akan terus memonitor aktivitas ASN dan berpotensi melibatkan instansi terkait dalam pemantauan.

"Dalam hal pemantauan, kita ada Kominfo yang terus memonitor perkembangan yang berkaitan dengan masalah cyber. Kita patroli terus," jelasnya.

Nana Sudjana juga mengingatkan ASN untuk tetap menjaga netralitas dan memberikan contoh baik bagi masyarakat.

Baca Juga: Nggak Harus Pakai iPhone! Ini Cara Lacak HP Hilang Pakai WhatsApp

Menurutnya, di tahun politik ini, profesionalitas ASN harus diutamakan dengan menjunjung tinggi netralitas.

"Apalagi ikut serta dalam kampanye dan mengarahkan publik untuk memilih salah satu kontestan pemilu," tambahnya.

Pj Gubernur Jateng menekankan adanya aturan yang melarang ASN untuk mengunggah konten atau berpose dengan simbol-simbol yang berkaitan dengan partai atau pasangan calon tertentu.

Baca Juga: Beredar Rekaman Suara Diduga Leon Dozan Ngemis Minta Tidak Dilaporkan ke Polisi Usai Aniaya Pacarnya, Warganet: Melempem!

Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan sanksi ringan, sedang, hingga berat, bahkan berpotensi berhenti sebagai ASN.

Artikel ini diperbarui dengan penekanan pada pentingnya netralitas ASN dalam Pemilu 2024 dan aturan yang mengatur larangan pengunggahan konten terkait partai atau pasangan calon.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )