Erdogan Sebut Israel Sebagai Negara Teroris, Serukan Pengadilan Internasional di Den Haag atas Kejahatan Perang Pemimpin Israel

Galuh Prakasa
Kamis 16 November 2023, 08:50 WIB
Erdogan menyebut Israel sebagai "negara teroris", memprotes keras serangan Israel ke Gaza. (Sumber : Instagram/rterdogan)

Erdogan menyebut Israel sebagai "negara teroris", memprotes keras serangan Israel ke Gaza. (Sumber : Instagram/rterdogan)

INFOSEMARANG.COM -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, secara tegas menyebut Israel sebagai 'negara teroris', mengkritik keras serangan Israel di Jalur Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikannya menjelang kunjungan ke Jerman.

Erdogan menilai kampanye militer Israel sebagai "serangan paling berbahaya dalam sejarah manusia" dengan dukungan "tanpa batas" dari Barat.

Erdogan menyerukan agar pemimpin Israel diadili atas kejahatan perang di Pengadilan Internasional di Den Haag.

Baca Juga: Bukan Bendera Pelangi, Coldplay Kibarkan Bendera Putih Bertuliskan Love di Konser Jakarta

Ia juga mengulangi pandangan bahwa Hamas bukan "organisasi teroris" melainkan partai politik yang memenangkan pemilihan legislatif Palestina pada tahun 2006.

“Saya katakan dengan jelas bahwa Israel adalah negara teror,” kata Erdogan kepada anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) di parlemen.

"Sementara kita mengutuk Israel, kita tidak lupa mereka yang secara terang-terangan mendukung pembantaian ini dan yang berusaha melegitimasi mereka," katanya, menunjuk pada Amerika Serikat dan sekutu Barat Israel lainnya.

"Kita dihadapkan pada genosida," ujarnya menambahkan.

Erdogan menyerukan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengumumkan apakah Israel memiliki senjata nuklir, sambil menambahkan bahwa Netanyahu akan segera "lenyap" dari jabatannya.

Ankara berencana mengambil langkah-langkah agar para pemukim Israel di wilayah Palestina yang diduduki diakui sebagai "teroris".

Baca Juga: Mbak Ita Ngamuk Lihat Pompa Air Kali Tenggang Rusak, Bikin Banjir Kaligawe dan Genuk saat Hujan

Netanyahu, dalam tanggapannya, menyebut Erdogan mendukung "negara teroris Hamas".

Retorika Erdogan semakin meningkat seiring dengan respons militer Israel. Pejabat kesehatan di wilayah yang dikelola Hamas melaporkan lebih dari 11.300 orang tewas di Gaza, termasuk lebih dari 4.000 anak-anak.

Bulan ini, Turki memanggil kembali duta besarnya dari Israel dan memutuskan kontak resmi dengan Netanyahu, menghentikan upaya terbaru kedua negara untuk memperbaiki hubungan yang renggang.

Israel juga mengatakan bahwa mereka "mengkaji ulang" hubungan dengan Ankara setelah memanggil kembali staf diplomatiknya dari Turki dan negara-negara lain di wilayah tersebut sebagai langkah keamanan.

Erdogan membuat komentarnya dua hari sebelum pertemuan yang direncanakan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang telah dipaksa untuk membela keputusannya menerima pemimpin Turki tersebut.

Baca Juga: Cek Tarif Terbaru Tol Semarang-Solo yang Segera Berlaku, Terlalu Mahal?

Jerman telah mendukung Israel, dan Scholz mengatakan bahwa ia menentang "gencatan senjata segera" di Gaza.

"Hal itu pada dasarnya akan berarti memberi kesempatan kepada Hamas untuk pulih dan mendapatkan peluru-peluru baru," tambahnya, mengikuti posisi pemerintah AS dan memanggil "jeda kemanusiaan" sebagai gantinya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )