Kasus Tragis di Koja, Jakarta Utara: Autopsi Ungkap Perbedaan Usia Kematian Bapak dan Anak

Galuh Prakasa
Rabu 15 November 2023, 07:51 WIB
Pemeriksaan penemuan mayat  ayah dan balita membusuk di Koja Jakarta Utara (Sumber : kompasTV)

Pemeriksaan penemuan mayat ayah dan balita membusuk di Koja Jakarta Utara (Sumber : kompasTV)

INFOSEMARANG.COM -- Polres Metro Jakarta Pusat terus mengusut kasus penemuan jasad bapak dan anak berinisial H (50 tahun) dan AQ (2 tahun) dalam kondisi membusuk di kediaman mereka di Jalan Balai Rakyat V, Koja, Jakarta Utara.

Saat ini, penyidik masih belum dapat menyimpulkan penyebab kematian keduanya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, menyatakan belum ada update mengenai penyebab kematian kedua korban.

Meskipun demikian, hasil sementara autopsi menunjukkan bahwa korban H meninggal lebih dulu daripada anaknya, AQ.

Baca Juga: Rekap Pertandingan Hari Kelima Piala Dunia U 17 2023 dan Jadwal Hari Ini Rabu, 15 November 2023

Kematian H terjadi lebih dari 10 hari sebelum ditemukan, sedangkan AQ meninggal dalam usia tiga hari setelah ditemukan.

“Mayat laki-laki di kamar tidur yang kita temukan, lalu hasil autopsi yang bisa kita sampaikan adalah usia kematian dari korban. Kalau bapak yang inisial H tadi usia kematiannya 10 hari ke atas, sementara anak ada di usia kematian tiga hari," Gidion menjelaskan.

Sementara itu, istri korban yang masih hidup, NP, belum dapat memberikan keterangan mengenai kematian suami dan anaknya.

Menurut Gidion, kondisi fisik NP saat ditemukan sangat lemas dan linglung. Dia masih dalam penanganan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Keterangannya masih berubah-ubah, kalau ada pertanyaan tentang identitas, itu wajar jawabannya. Tapi pas masuk ke pendalaman materi, jadi masih belum stabil," ujar Gidion.

Baca Juga: Nyaris Setahun, Jembatan Kaca Tinjomoyo Senilai Rp 11 M Masih Belum Buka, 2 Hal Ini Jadi Kendala?

Penemuan kedua jasad ini bermula dari adanya bau busuk yang dirasakan oleh warga sekitar. Setelah mendobrak pintu rumah korban, warga menemukan kedua jasad tersebut.

Sedangkan istri dan anak pertama korban yang masih hidup, ditemukan dalam keadaan lemas.

Ibu dan anak yang selamat masih berada di rumah sakit dan tidak ada bukti kekerasan fisik terhadap keduanya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum17 Juni 2026, 13:36 WIB

ETOS Umumkan 5 Kabid Humas Polda Terbaik 2026, Ini Daftar Lengkapnya

ETOS Indonesia Institute merilis hasil survei terbaru mengenai kinerja Kabid Humas Polda di Indonesia.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto. (Sumber: )
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )