Chris Martin Coldplay Nyeker di Jakarta, Benarkah Sedang Redakan Cemas?

Andika Bahrudin
Selasa 14 November 2023, 20:38 WIB
Vokalis Coldplay Chris Martin nyeker setelah tiba di Jakarta. Salah satu manfaat dari jalan tanpa alas kaki adalah meredakan cemas.

Vokalis Coldplay Chris Martin nyeker setelah tiba di Jakarta. Salah satu manfaat dari jalan tanpa alas kaki adalah meredakan cemas.

INFOSEMARANG.COM -- Vokalis Coldplay Chris Martin nyeker setelah tiba di Jakarta. Salah satu manfaat dari jalan tanpa alas kaki adalah meredakan cemas.
 
Coldplay diketahui sudah sampai di Jakarta pada hari ini, Selasa (14/11/2023). Chris Martin terlihat berjalan santai di sekitar Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta Pusat, dengan kondisi kaki tanpa alas alias nyeker.
 
Coldplay dijadwalkan menggelar konser di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) besok, Rabu (15/11/2023). Keseluruhan anggota band asal Inggris tersebut mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah pada siang hari ini.
 
Di platform media sosial X dan Instagram, akun resmi Coldplay telah mengunggah aktivitas salah seorang anggotanya. Chris Martin terlihat berjalan santai di salah satu sisi Jalan Sudirman.
 
Dengan hanya mengenakan kaus oblong, celana pendek hitam, dan topi hitam, Chris Martin berjalan tanpa pengawalan yang signifikan. Hanya ada dua atau tiga orang yang berjalan di belakangnya.
 
Chris Martin terlihat sangat santai, bahkan terlihat tanpa alas kaki, ketika berjalan di sekitar sungai di kawasan Kuningan, seperti terlihat dalam foto yang diunggah.
 
Selain itu, ada juga foto Chris Martin bersama rekan-rekannya di salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Konser Coldplay dijadwalkan dimulai pada pukul 21.00 WIB pada Rabu.
 
Hingga kini, belum diketahui alasan Chris Martin nyeker. Namun, beberapa manfaat dari jalan kaki tanpa alas adalah meredakan kecemasan, meningkatkan imunitas, hingga membuat tidur lebih nyenyak.
 
Jalan kaki tanpa alas kaki memiliki sejumlah manfaat, meskipun perlu diperhatikan bahwa praktek ini juga memiliki risiko tertentu. Beberapa manfaatnya antara lain:
 
Stimulasi Saraf dan Otot: Jalan kaki tanpa alas kaki dapat memberikan stimulasi yang lebih langsung pada saraf-saraf dan otot-otot kaki. Ini dapat membantu meningkatkan kepekaan dan kekuatan otot-otot kaki.
 
Peningkatan Keseimbangan dan Koordinasi: Aktivitas jalan kaki tanpa alas kaki dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh. Hal ini karena tubuh harus beradaptasi dengan permukaan yang beragam dan berubah-ubah.
 
Peningkatan Fleksibilitas Kaki: Jalan kaki tanpa alas kaki dapat meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak sendi-sendi kaki. Hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan keleluasaan gerak.
 
Stimulasi Titik Akupunktur: Beberapa praktisi kesehatan meyakini bahwa jalan kaki tanpa alas kaki dapat memberikan stimulasi pada titik-titik akupunktur pada telapak kaki, yang dapat memiliki efek positif pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
 
Kontak dengan Alam: Berjalan tanpa alas kaki memungkinkan kontak langsung dengan permukaan tanah atau alam. Ini dapat memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan alam dan memberikan sensasi yang lebih alami.
 
Meskipun ada manfaat, perlu diingat bahwa berjalan tanpa alas kaki juga dapat meningkatkan risiko cedera, terutama jika dilakukan di lingkungan yang tidak aman atau kurang higienis. Oleh karena itu, sebaiknya dipraktekkan dengan hati-hati dan di tempat-tempat yang aman. Jika ada masalah kesehatan atau keamanan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mencoba kebiasaan ini.
Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkini
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)