AWAS! Penipuan Via WhatsApp Bikin Uang di Rekening Raib, Waspadai Modus Berikut Ini

Arendya Nariswari
Senin 28 Agustus 2023, 17:57 WIB
Cara Membuat WhatsApp Bisnis (Sumber : Infosemarang.com)

Cara Membuat WhatsApp Bisnis (Sumber : Infosemarang.com)

INFOSEMARANG.COM - Penipuan Via WhatsApp tak jarang merugikan banyak korban hingga membuat isi uang di rekening terkuras habis.

Beberapa modus penipuan via WhatsApp yang belakangan kian harus diwaspadai yakni kiriman berupa file APK.

Modus mengirim file APK ini bahkan disebut-sebut bisa mengakses SMS di ponsel korban sehingga pelaku dapat mengambil uang korban penipuan dengan mudah melalui rekening.

Baca Juga: Cara Mengirim Pesan Video Instan di WhatsApp yang Akan Segera Rilis

Lalu modus penipuan via WhatsApp apa saja yang harus diwaspadai oleh para pengguna aplikasi percakapan tersebut? Simak rangkumannya berikut di bawah ini.

1. SMS, WhatsApp dan Telepon tak dikenal

Hati-hati jika ada nomor telepon, atau WhatsApp yang tiba-tiba menghubungi Anda dan asalnya tak jelas.

Sebab takut jika merupakan panggilan penting, tak jarang beberapa orang sengaja mengangkatnya dan terjebak.

Baca Juga: Cara Membersihkan WhatsApp Supaya Lebih Ringan Tanpa Menghapus Chat

Alih-alih mengangkatnya, coba cek nomor yang menghubungi Anda dengan aplikasi khusus untuk mengecek dari mana asal nomor tersebut berada.

2. Social engineering

Banya korban yang terjebak dalam situasi ini, di mana penipu mengelabui dengan cara mendapatkan data pribadi seperti nomor kartu ATM, PIN, OTP dan lainnya.

3. Pelaku menawarkan sesuatu yang tidak masuk akal

Terakhir, para pengguna WhatsApp juga tak jarang terjebak oleh tipu daya pelaku yang melakukan penawarkan menggiurkan dan tergolong tak masuk akal.

Baca Juga: 6 Cara Menghilangkan Tulisan Online di WhatsApp padahal Sedang Online Gratis

Salah satu contohnya yakni menawarkan ponsel tipe terbaru dengan harga sangat murah.

Tergolong jenis scam, banyak pengguna WhatsApp yang terjebak dengan penipuan modus seperti ini. Sehingga Anda harus waspada dan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Itu dia tadi beberapa modus penipuan via WhatsApp yang masih sering menelan korban, tetap waspada dan berhati-hati.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )