Fakta Terbaru! Truk Tronton Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Bawen Ternyata...

Elsa Krismawati
Selasa 26 September 2023, 12:36 WIB
Kecelakaan maut di Exit Tol Bawen pada Sabtu 23 September 2023 malam diduga kuat karena truk tanpa muatan mengalami rem blong, berujung tabrak 13 kendaraan. (Sumber : Instagram @informasiseputarsemarang)

Kecelakaan maut di Exit Tol Bawen pada Sabtu 23 September 2023 malam diduga kuat karena truk tanpa muatan mengalami rem blong, berujung tabrak 13 kendaraan. (Sumber : Instagram @informasiseputarsemarang)

INFOSEMARANG.COM- Fakta terbaru kecelakaan nahas yang merenggut banyak korban di exit tol Bawen terungkap.

Hasil pemeriksaan fisik oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Astra UD Truck terhadap truk tronton yang terlibat dalam kecelakaan mematikan di simpang exit tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut sudah tidak layak beroperasi.

Baca Juga: Update Jumlah Pelamar CPNS PPPK 2023: Total 848 Ribuan Pendaftar, 4 Ribuan Pelamar Dinyatakan TMS

Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka pada Sabtu (23/9/2023).

Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Tri Martono, mengungkapkan bahwa kendaraan berpelat nomor AD 8911 IA ini terakhir kali menjalani uji Kir atau uji kelayakan kendaraan pada tahun 2015.

Sejak itu, tidak ada uji Kir yang dilakukan hingga kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Makin Banyak! Simak Jadwal dan Rute KA Bandara Solo Terbaru September 2023, Tiket Termurah

"Jadi terakhir kali kendaraan truk penyebab kecelakaan maut di Simpang Bawen itu melakukan uji kelayakan atau Kir pada tahun 2015. Setelah itu tidak pernah lagi melakukan uji Kir hingga kecelakaan terjadi,” jelas Tri seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 26 September 2023.

Dari pemeriksaan visual, ditemukan kebocoran di silinder roda, keausan di master silinder dan pipa.

Hal ini menjadi risiko tinggi jika kendaraan digunakan.

Baca Juga: Update CPNS 2023: 5 Instansi yang Masih Sepi Pelamar, Ada yang Masih 0 Pendaftar

Sensor indikator peringatan masalah kendaraan juga tidak diaktifkan.

"Bahkan sensor indikator sebagai peringatan terkait pesan jika ada masalah dialami kendaraan truk tronton itu juga tidak diaktifkan,” lanjutnya.

Selain itu, hasil pemeriksaan fisik mengungkapkan bahwa sistem pengereman tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena kondisi oli truk sudah habis, dan selang tabung dalam kondisi habis juga. Ini mengakibatkan fungsi rem truk tronton tidak beroperasi.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Larang TikTok Jualan, Hanya Boleh Promosi! Netizen Auto Geruduk Instagram Zulkifli Hasan

Truk tronton Nissan ini merupakan keluaran tahun 1997, dengan usia hampir 30 tahun.

Meskipun tidak ada batasan usia maksimal untuk truk beroperasi di jalan, aturan menetapkan bahwa truk harus menjalani uji kelayakan setiap enam bulan.

Perawatan rutin juga wajib dilakukan. Jika setelah pemeriksaan, pengujian, dan perawatan truk dalam kondisi baik, baru kendaraan tersebut layak untuk digunakan.

Baca Juga: Pengakuan Tetangga: Siswa MA di Demak yang Nekat Bacok Guru Dikenal Sopan, Sekolah Dibiayai Bude

Perwakilan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Astra UD Truck, Slamet Wijiyanto, menambahkan bahwa ketidakaktifan sensor indikator pesan habisnya oli truk berdampak pada seluruh sistem keamanan kendaraan yang tidak berfungsi.

Hal ini menghadirkan risiko besar bagi sopir, karena mereka mengendarai kendaraan yang seharusnya tidak layak dioperasikan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)