Fakta Mahasiswa Undip Tewas Gantung Diri di Lapangan Tembak Kodam IV Diponegoro Tembalang yang Masih Misteri

Arendya Nariswari
Senin 14 Agustus 2023, 10:49 WIB
Ilustrasi gantung diri. Diberitakan siswi SMP di Gorontalo tewas gantung diri setelah dimarahi ayahnya. (Sumber : Freepik)

Ilustrasi gantung diri. Diberitakan siswi SMP di Gorontalo tewas gantung diri setelah dimarahi ayahnya. (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM - Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada Jumat (11/8/2023) publik khususnya warga Semarang dikejutkan dengan peristiwa ditemukannya seseorang di Lapangan Tembak Kodam IV Diponegoro, Kecamatan Tembalang dalam kondisi tak bernyawa diduga setelah melakukan gantung diri.

Setelah diselidiki, sosok pria gantung diri tersebut ternyata merupakan Muhammad Farhan Somi Putra (MFSP) yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Diponegoro Semarang.

Kronologi penemuan MFSP bermula ketika salah seorang warga setempat sedang menggembala sapi dan melalui TKP menurut penjelasan polisi dikutip dari sejumlah sumber.

Baca Juga: Barang Bukti di TKP Mahasiswa Tewas Gantung Diri di Lapangan Tembak Tembalang, Tali Simpul Baru dan Terikat Rapi

Masih menjadi misteri apa motif FMSP melakukan gantung diri di lokasi lapangan tembak tersebut. Berikut fakta-fakta di balik kejadian gantung diri mahasiswa UNDIP tersebut:

1. Bukan warga asli Semarang

MFSP diketahui bukan merupakan warga asli Semarang melainkan mahasiswa yang merantau dari Bengkulu.

Mahasiswa kelahiran Palembang tersebut rencanannya akan menjalani prosesi wisuda di Universitas Diponegoro pada 15 Agustus 2023 mendatang setelah empat tahun berkuliah di Fakultas Hukum.

2. Tempat MFSP berkuliah belum memberikan pernyataan resmi

Dipantau dari akun Instagram resmi BEM FH Universitas Diponegoro belum ada keterangan resmi atau ungkapan duka cita atas meninggalnya MFSP.

Baca Juga: Pria Asal Bengkulu Ditemukan Tewas Gantung Diri di Lapangan Tembak Mangunharjo Tembalang

Terlihat di sejumlah postingan terbaru Instagram @bemfebundip sejumlah mahasiswa mempertanyakan pernyataan resmi terkait MFSP melalui kolom komentar.

"Ini beneran yang diupload duluan FH UNDIP BANGGA bukan berita duka cita anak FH 2019 min?" tanya salah seorang warganet.

3. MFSP pernah KKN di kelurahan ini

Dipantau dari akun Instagram MFSP, ternyata mahasiswa FH Undip tersebut bersama kelompoknya pernah mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Karangturi, Semarang.

Baca Juga: Kronologi Siswi SMP di Gorontalo Tewas Gantung Diri: Kena Marah Ayahnya saat Hendak Sekolah

Menurut postingan tersebut MFSP menjabat sebagai sekretaris dan mengikuti KKN bersama teman-teman lainnya berjumlah 20 orang pada 5 Juli-18 Agustus 2022 tahun lalu.

Hingga saat ini, masih menjadi misteri perihal apa yang menyebabkan MFSP mahasiswa FH Undip tersebut gantung diri. Namun beberapa dugaan menyebut MFSP mengakhiri hidup akibat persoalan asmara.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)