Ikut Lomba Masak Nasi Goreng Khas Mbak Ita? Perhatikan Panduan 'Isi Piringku' dan 'Urban Farming' Biar Menang

Galuh Prakasa
Sabtu 29 Juli 2023, 16:04 WIB
Ilustrasi | Perhatikan panduan nasional "Isi Piringku" dan "Urban Farming" saat ikut Lomba Memasak Nasi Goreng Khas Mbak Ita. (Sumber : Pexels/Antony Trivet)

Ilustrasi | Perhatikan panduan nasional "Isi Piringku" dan "Urban Farming" saat ikut Lomba Memasak Nasi Goreng Khas Mbak Ita. (Sumber : Pexels/Antony Trivet)

INFOSEMARANG.COM -- Dalam menyambut HUT RI ke-78, Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita menggagas lomba memasak nasi goreng.

Mbak Ita menggagas lomba tersebut untuk mempromosikan konsep ketahanan pangan, urban farming, dan keseimbangan gizi makanan kepada semua orang.

“Saya ini ingin menggerakkan agar ibu-ibu itu kembali lagi ke dapur. Caranya dengan mengadakan lomba masak yang mudah-mudah dulu. Nasi goreng siapa sih yang tidak mau,” ujarnya dikutip dari situs resmi Pemkot Semarang pada Sabtu, 29 Juli 2023.

“Dan dalam nasi goreng itu kan satu piring isinya ada macam-macam (lauk dan sayurnya). Dikolaborasikan dengan urban farming. Memanfaatkan pertanian perkotaan. Jadi dalam susunan menu ada hasil urban farming apa. Pesannya selain memanfaatkan hasil tanaman di sekitar kita juga memasak itu mudah,” katanya menambahkan.

Jadi, Mbak Ita ingin mengajak para ibu-ibu untuk aktif masak di dapur lagi, supaya bisa menyiapkan makanan yang enak dan bergizi buat keluarga. Ibu-ibu kan tahu banget apa yang disukai anggota keluarga di rumah.

Nah, dengan mengadakan lomba masak nasi goreng, diharapkan bisa memancing minat dan semangat ibu-ibu untuk berkreasi dalam masak-memasak.

Baca Juga: Kunjungan ke Tiongkok, Iriana Jokowi Tak Tega Lihat Anak Pembawa Bunga Kehujanan Sampai Lakukan Ini

Nasi Goreng yang Lezat dan Bergizi dengan Urban Farming

Bukan cuma sekadar lomba masak biasa, loh. Ada hal unik lagi dari nasi goreng khas Mbak Ita. Gimana nggak, Mbak Ita punya kriteria khusus ‘Isi Piringku’.

Katanya, kalau mau ikutan lomba, nasi gorengnya harus mengikuti kaidah 'Isi Piringku' yang sederhana tapi penting. Gimana isinya? 1/3 bagian nasi, 1/3 bagian lauk, 1/6 bagian buah, dan 1/6 bagian sayur.

Isi Piringku ini adalah panduan gizi yang juga menjadi program nasional. Harapannya, para ibu peserta lomba nantinya akan menerapkan kaidah Isi Piringku ketika menyiapkan sajian untuk keluarga di rumah.

Jadi, dengan memperhatikan porsi makanan yang seimbang seperti ini, kita bisa jaga kesehatan dan gizi tubuh kita.

Selain itu, Mbak Ita juga meminta peserta memanfaatkan hasil urban farming. Para peserta lomba bisa manfaatkan hasil pertanian perkotaan untuk jadi bahan makanan di nasi goreng mereka.

Baca Juga: Buntut Kasus Kerupuk Babi, Kini Gerai Baso A Fung di Bandara Ngurah Rai Terancam Tutup Meski Alat Makan Sudah Dihancurkan

Anak-Anak Diajak Cinta Masakan Rumahan dan Stop Junk Food

Selain ajak ibu-ibu untuk masak lagi, Mbak Ita juga punya misi lain. Dia ingin mengajak anak-anak untuk cinta masakan rumahan, supaya nggak tergoda terus menerus makanan junk food.

“Kita juga mendidik anak-anak agar lebih mencintai masakan rumah agar tidak terbiasa jajan junk food. Nanti presentasinya kita buat youtube, ada yel-yelnya. Kita mengikuti zaman agar seru,” ujarnya.

Antusiasme Masyarakat, Membuat Lomba Makin Seru

Siapa yang sangka, ternyata respon dari masyarakat luar biasa banget. Lomba masak nasi goreng khas Mbak Ita ini sukses banget, dan banyak yang ikutan.

“Tidak menyangka sambutannya luar biasa. Waktu persiapan saya kira seperti lomba-lomba biasa, ternyata masyarakat antusias. Masyarakat senang. Ini menjadi contoh menumbuhkan keguyuban dan kekompakan masyarakat tidak terlalu sulit. Yang penting bagaimana keinginan pemerintah untuk mendorong seperti ini,” ujar Mbak Ita.

Dari lomba masak sederhana ini, ternyata bisa bikin kekompakan dan keguyuban masyarakat makin kuat. Semoga dengan acara seperti ini, semakin banyak masyarakat yang peduli dengan makanan sehat dan bergizi, serta semakin semangat menjaga ketahanan pangan di Kota Semarang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )