Seusai Ledek Polisi, Wildan yang Guyonan soal Lapor Balap Liar di Semarang Minta Maaf di Kantor Polisi

Noorchasanah Anastasia
Minggu 23 Juli 2023, 12:05 WIB
Wildan bersama temannya yang sebelumnya viral karena video melaporkan balap liar di Jalan MT Haryono Semarang, meminta maaf kepada polisi dan publik, Sabtu 22 Juli 2023 malam. (Sumber : Team Elang Hebat Semarang)

Wildan bersama temannya yang sebelumnya viral karena video melaporkan balap liar di Jalan MT Haryono Semarang, meminta maaf kepada polisi dan publik, Sabtu 22 Juli 2023 malam. (Sumber : Team Elang Hebat Semarang)

Wildan yang videonya viral karena meledek polisi dengan cara melapor soal balapan liar akhirnya meminta maaf atas perilakunya.

INFOSEMARANG.COM - Datang bersama ayahnya ke Polrestabes Semarang, Wildan, remaja yang viral karena video candaannya soal balap liar kini meminta maaf.

Pihak kepolisian juga menegaskan Wildan bukan pelaku balap liar. Ia berada di lokasi kejadian hanya untuk menonton bersama teman-temannya.

Bertemu dengan Team Elang Hebat Semarang, Wildan dan temannya yang merekam video lantas meminta maaf kepada pihak kepolisian dan publik. Di momen itu, Wildan dan temannya juga diminta untuk mereka ulang peristiwa yang ia lakukan.

Baca Juga: Viral Video Wildan 'Ongkek Geden', Remaja yang Meledek Polisi Lapor soal Balapan Liar di Semarang

Sementara itu orangtua Wildan turut meminta maaf kepada warganet atas perilaku putranya. Ia mengaku akan lebih mengawasi putranya agar tidak kelepasan saat bertutur kata.

Di akhir video yang diunggah Polrestabes Semarang, pihak kepolisian memberikan sebuah kaus untuk Wildan. Polisi menyebut jika Wildan bisa menjadi teman Team Elang Hebat Semarang setelah mendapat kaus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, viral video remaja yang bercanda saat melaporkan balap liar di Jalan MT Haryono Semarang. Remaja bernama Wildan itu bergaya ala aparat melakukan hormat lalu melaporkan situasi di tempat kejadian.

"Lapor ndan, Team Elang Hebat Semarang. Di Jalan MT Haryono terjadi ongkek geden. Sikat tha ga? Lho ga tha? Ga bahaya tha? Emang gue apaan? Lo nyikat gue, ya tak sikat gantian," kata Wildan lalu diikuti tertawa.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )