Jumat, 30 Okt 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Semarang Raya
Semarang Raya

Bukan Karena Wingit, Ini Penyebab Ketiga Kalinya Truk Trailer Terjebak di Persimpangan Madukoro, Semarang

✍️ Galuh Prakasa 🕒 20 Jul 2023 👁️ 13x dibaca
Bukti CCTV sopir truk tak terobos palang perlintaan kereta api (Sumber : Twitter/@xuhaoth8)
Bukti CCTV sopir truk tak terobos palang perlintaan kereta api (Sumber : Twitter/@xuhaoth8) Foto: Twitter/@xuhaoth8

Kecelakaan KA Brantas di Semarang terjadi ketika truk trailer terjebak di persimpangan Jalan Madukoro. Ternyata peristiwa truk trailer tersangkut di lokasi tersebut sudah tiga kali terjadi. Ketahui penyebabnya di artikel.

INFOSEMARANG.COM -- Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Mohamad Risal Wasal, mengungkapkan sudah tiga kali terjadi truk tersangkut di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Semarang.

Hanya saja kejadian sebelumnya tidak sampai menyebabkan kecelakaan karena terjadi pada jam sepi, malam sampai dini hari dan truk bisa ditarik keluar.

Pada kecelakaan KA Brantas pada Selasa, 18 Juli 2023 malam, persitiwa terjadi pada jam sibuk, sopir sudah berusaha meminta tolong, tetapi tidak sempat karena laju kereta yang sudah dekat.

Tersangkutnya truk pada perlintasan sebidang Jalan Madukoro Semarang terjadi karena gundukan pada persimpangan tersebut.

Truk jenis lowbed atau lowdeck biasanya hanya memiliki tinggi ground clearance 20 cm sehingga rawan tersangkut pada gundukan jalan.

Dalam menghadapi insiden berulang ini, Risal akan meminta pemerintah daerah setempat untuk memasang rambu larangan bagi kendaraan berat yang melintas di titik persimpangan tersebut.

Baca Juga: Kini Masuk Danau BSB City Semarang Bakal Dikenai Tiket, Simak Aturan Berkunjung

Hal ini bertujuan untuk mencegah kendaraan berat yang bukan jalur mereka, terutama truk dengan bodi rendah (lowdeck), agar tidak terjebak di persimpangan yang rawan kecelakaan.

"Artinya ini bukan jalur mereka, apalagi kalau pakai 'lowdeck' ya mungkin tersangkut," katanya dikutip dari Antara pada Kamis, 20 Juli 2023.

Proses Perbaikan Jembatan dan Rel Setelah Kecelakaan

Direktur Jenderal Perkeretaapian juga menjelaskan bahwa saat ini proses perbaikan jembatan dan rel akibat kecelakaan yang melibatkan KA Brantas dan truk masih berlangsung.

Meskipun kerusakan tidak terlalu parah, tetapi perlu dilakukan penguatan agar kereta bisa tetap berjalan.

Proses perbaikan melibatkan penggantian bantalan yang rusak akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Statistik Positif PSIS Semarang vs PSS Sleman, Laskar Mahesa Jenar Bakal Jaga Dominasi 5 Kemenangan

Selain itu, dilakukan juga perkuatan sementara struktur jembatan untuk memastikan kereta bisa melintas dengan aman.

Saat ini, kecepatan kereta melintas di lokasi kecelakaan dibatasi hingga 20 km per jam demi keamanan.

Detail Kecelakaan KA Brantas dan Truk di Jalan Madukoro

Sebelumnya, Kereta Api Brantas tujuan Jakarta-Blitar mengalami kecelakaan ketika menabrak truk di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Semarang Barat, pada hari Selasa malam tanggal 18 Juli 2023.

Tabrakan ini terjadi ketika truk trailer yang melintas dari arah utara menuju selatan tersangkut di persimpangan rel.

Akibat tabrakan, terjadi ledakan saat lokomotif kereta menabrak bagian kepala truk. Bagian kepala dan ekor gandengan truk pun terjepit di mulut jembatan rel di Kanal Banjir Barat Semarang.***

GP
Galuh PrakasaPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update