Cerita Penumpang KA Brantas di Gerbong Eksekutif 1 saat Kecelakaan di Madukoro, Akui Tak Ada Peringatan

Noorchasanah Anastasia
Kamis 20 Juli 2023, 14:29 WIB
Cerita penumpang KA Brantas yang duduk di gerbong paling depan, akui tak mendapat peringatan lebih dahulu. (Sumber : TikTok @rizkya.glamlense)

Cerita penumpang KA Brantas yang duduk di gerbong paling depan, akui tak mendapat peringatan lebih dahulu. (Sumber : TikTok @rizkya.glamlense)

Seorang penumpang KA Brantas bernama Rizkya mengaku tak mendapat peringatan dari awak kereta sebelum kejadian tabrakan antara kereta dengan truk trailer di perlintasan Jalan Madukoro Semarang.

INFOSEMARANG.COM - Cerita penumpang KA Brantas tentang detik-detik kecelakaan kereta yang menabrak truk trailer di perlintasan Jalan Madukoro Raya Semarang pada Selasa 18 Juli 2023 malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Seorang penumpang bernama Rizkya melalui akun TikToknya, Kamis 20 Juli 2023, menceritakan peristiwa yang ia alami karena menjadi bagian dari penumpang KA Brantas yang mengalami kecelakaan tersebut.

Rizkya naik KA Brantas dari Jakarta dan berencana turun di stasiun Solo. Ia yang tak biasanya memilih gerbong depan, pada saat itu memilih gerbong depan yakni eksekutif 1. Gerbong 1 ini berada tepat di belakang lokomotif utama yang ditempati awak kereta.

Baca Juga: Kronologi KA Brantas Tabrak Truk Trailer di Madukoro: Masinis dan AsMas Lompat ke Sungai Selamatkan Diri

Beberapa menit sebelum kejadian, Rizkya rutin memberi kabar kepada suaminya. Terutama soal banjir kanal di Semarang, agar suami tak merasa khawatir.

Baru semenit mengabari, kecelakaan antara kereta dan truk trailer itu pun terjadi. Saat kejadian, Rizkya mengaku yang ada di pikirannya dan penumpang lain hanya menyelamatkan diri.

Rizkya mengaku sempat melihat kobaran api yang ada di gerbong utama paling depan setelah kecelakaan terjadi. Tanpa peduli dengan barang bawaannya, Rizkya mengikut penumpang lain agar bisa segera turun dari kereta.

Bahkan ia sempat kehilangan sebuah ponsel kantor yang ia bawa. Namun beruntung akhirnya ditemukan seusai beberapa jam kejadian.

Dari ceritanya, Rizkya mengaku tak mendapat arahan dari awak kereta untuk mundur ke gerbong belakang. Ia dan penumpang lainnya berinisiatif turun sendiri karena tabrakan sudah terjadi.

"Kalau versi aku, ga ada peringatan kalau kita suruh pindah sebelum kejadian. Soalnya 1 gerbong itu cuma bawa badan ges. Barang-barang kita semua ada di atas dan diambil setelah api padam. Mungkin kalau ada peringatan kita bisa lebih amanin barang berharga dulu," tulis Rizkya melalui unggahannya di TikTok.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )