Truk Maut Terguling Timpa Mobil di Ngaliyan, Sopir Jadi Tersangka Dituntut 6 Tahun Penjara

Noorchasanah Anastasia
Selasa 13 Juni 2023, 08:34 WIB
Sopir truk yang terlibat kecelakaan maut di Bank Mandiri Ngaliyan, Kota Semarang, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. (Sumber : Dok Polrestabes Semarang)

Sopir truk yang terlibat kecelakaan maut di Bank Mandiri Ngaliyan, Kota Semarang, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. (Sumber : Dok Polrestabes Semarang)

Sopir truk muatan yang terlibat kecelakaan maut di depan Bank Mandiri Ngaliyan dituntut 6 tahun penjara karena sebabkan 3 orang tewas.

INFOSEMARANG.COM - Pengemudi sopir truk muatan yang terguling dan menimpa mobil di depan Bank Mandiri Ngaliyan hingga menewaskan 3 orang diamankan pihak polisi.

Pelaku berinisial MR berusia 32 tahun mengalami luka akibat insiden kecelakaan pada Rabu 7 Juni 2023 lalu.

Dari pengakuan MR, ia sudah memeriksa kelaikan truk sebelum melakukan perjalanan.

Sementara itu polisi menjelaskan bahwa keterangan saksi ahli menyatakan jika ada fungsi rem yang tidak maksimal sehingga tidak berfungsi saat kejadian perkara.

Dikutip InfoSemarang.com dari akun Polrestabes Semarang, MR dijerat dengan Pasal 310 UU Lalulintas ayat (4) yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan pidana penjara 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp.12.000.000 ( Dua belas juta Rupiah).

Diberitakan ada 3 orang tewas dalam insiden kecelakaan truk maut di Ngaliyan, Semarang, Rabu 7 Juni 2023.

Baca Juga: Truk Maut Timpa Mobil di Ngaliyan Semarang: Siswi SD Selamat setelah Terjebak 4 Jam di Dalam Mobil

Seperti diketahui, truk besar yang diduga mengalami rem blong terguling hingga menimpa sebuah mobil yang berisi 4 orang di dalamnya.

Dua orang yang tewas yakni seorang ibu bernama Tanikwele dan seorang siswi SD, Yuliana Evelien berusia 11 tahun.

Dikutip dari akun Instagram @_infoblora, Tanikwele dikabarkan baru saja pulang menjemput 2 anaknya dan 1 anak tetangga.

Sementara 1 anaknya, Solo Gracia Ribka (11) dan anak tetangganya Matthew Danish Yudha Utama (11) masih selamat dari peristiwa tragis tersebut.

Anak-anaknya tersebut bersekolah di Sekolah Terang Bangsa.

Mereka adalah warga Bringin Griya Lestari Ngaliyan.

Saat kecelakaan terjadi, mereka sedang dalam perjalanan dari sekolah menuju ke rumah.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan bermula saat truk besar dari arah turunan Silayur mengalami rem blong.

Hingga kemudian terguling dan menimpa 2 mobil yang ada di jalan.

Baca Juga: Kecelakaan di Ungaran, Pemotor Tewas setelah Terlindas Truk Box yang Hendak Tabrak Truk Tangki

Muatan truk berisi pasir pun juga ikut berserakan dan menimbun 2 mobil tersebut.

Peristiwa ini tepatnya terjadi di depan Bank Mandiri Ngaliyan.

Sementara di dalam mobil yang sama, seorang anak selamat sudah berhasil dievakuasi.

Lalu lintas setempat juga tersendat akibat insiden kecelakaan ini.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)