Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Pembunuhan Putri Pj Gubernur Papua, Akui Kenal Korban Baru 2 Minggu

Noorchasanah Anastasia
Senin 22 Mei 2023, 21:26 WIB
Ilustrasi pelaku tindak kriminal. (Sumber : Freepik)

Ilustrasi pelaku tindak kriminal. (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Kasus kematian putri Penjabat Gubernur Papua, ABK, kini menemui titik terang.

Pelaku pembunuhan, AN, yang berstatus seorang mahasiswa, ditangkap pihak kepolisian.

Dikutip infosemarang.com dari akun Instagram @portalsemarang, Senin 22 Mei 2023, AN belum lama mengenal ABK melalui jejaring sosial.

Diketahui, keduanya baru kenal selama 2 pekan.

Saat bertemu pertama kali, pelaku mengajak korban ke kos lalu menenggak minuman keras.

Baca Juga: Pria Asal Karawang Ditemukan Tewas di Toilet Terminal Pedurungan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Dari pengakuannya, ia juga sempat menyetubuhi korban di tempat tersebut.

Diberitakan sebelumnya, putri Penjabat Gubernur di Papua meninggal dunia setelah di sebuah rumah sakit di Semarang.

Putri Pj Gubernur tersebut diketahui berinisial ABK dan masih berusia 16 tahun.

Ia tewas setelah menenggak minuman keras bersama teman, Kamis, 18 Mei 2023.

Berikut fakta-fakta yang dirangkum infosemarang.com:

Putri pejabat

ABK merupakan putri Penjabat Gubernur di Papua.

Tepatnya Gubernur Pegunungan, Nikolaus Kondomo.

Baca Juga: Pelaku Mutilasi di Tembalang Akui Tak Menyesal Bunuh Bos, Alasan Melarikan Diri Tak Ingin Polisi Keenakan

Diajak minum

Diketahui, ABK diajak seorang teman untuk pergi ke indekos di Banyumanik.

Sementara ia tinggal di kawasan Pedurungan.

Di sana, ia diajak minum minuman keras.

Namun tak berapa lama minum, ia mengalami kejang-kejang.

Dibawa ke RS

Saat mengalami kejang-kejang, ABK langsung dibawa ke rumah sakit.

Ia dilarikan ke RS Elisabeth, Kota Semarang.

Namun nyawanya tak terselamatkan.

Keluarga lapor polisi

Pihak keluarga yang mengetahui hal ini memilih untuk melapor ke Polrestabes Semarang, Jumat, 19 Mei 2023.

Pihak polisi pun melakukan penyelidikan terkait hal ini.

Beberapa bukti yang ditemukan yakni botol miras, amer dan kawa kawa.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )