Siap Implementasikan Program Makan Siang Bergizi, Pemkot Semarang Ajak Generasi Muda Terlibat

Sakti Setiawan
Jumat 18 Oktober 2024, 18:43 WIB
Pemkot Semarang bersama Duta Genre menggelar acara memasak makanan bergizi di SMP N 14 Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)

Pemkot Semarang bersama Duta Genre menggelar acara memasak makanan bergizi di SMP N 14 Kota Semarang. (Sumber: | Foto: Sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama Duta Genre (Generasi Berencana) Kota Semarang sukses menggelar acara memasak makanan bergizi di SMP N 14 Kota Semarang, Jumat 18 Oktober 2024.

Acara dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia tersebut juga dimeriahkan oleh Chef Regan Arrozaq Hamdani yang merupakan TOP 4 Junior Master Chef Indonesia.

"Beberapa waktu yang lalu kita 4 kali (uji coba makan siang bergizi) bersama PPJI, hari ini kita melibatkan generasi muda, yakni duta Genre. Yang kemarin hanya pembagian saja kalau tadi anak-anak dapat masakan yang hangat (karena dimasak di tempat)," ungkap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Mbak Ita, sapaan akrab wali kota berencana untuk mengadakan acara masak makan siang serupa di sekolah-sekolah lain. Menurutnya, hal ini juga bertujuan agar para siswa bisa belajar menyiapkan makanan bergizi.

"Duta Genre bersama Mas Regan memasak untuk mencontohkan bahwa memasak atau menyiapkan makanan itu juga enggak susah. Mas Regan bisa menyiapkan dalam waktu singkat. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias untuk makan bersama," terang Mbak Ita.

Pada kesempatan yang sama, dilaunching juga Inovasi GenDASHAT (Generasi Berencana Cerdas dan Sehat). Pada dasarnya, GenDASHAT juga bertujuan menekan angka stunting di masa depan. Adapun jumlah makan siang bergizi yang dibagikan pada acara tersebut kurang lebih 1000 porsi dan masih berkolaborasi dengan PPJI.

"Kita harapkan nanti dari Disdalduk KB, PPJI, DKK dan Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan bahan baku yang fresh sehingga akan memberikan semangat anak-anak untuk makan siang yang kekinian tapi juga bergizi," pungkas Mbak Ita.

Pemkot Semarang juga telah mempersiapkan langkah antisipatif guna mengatasi adanya sampah pangan atau food waste sisa makanan saat program makan siang bergizi. Salah satunya dengan budidaya maggot.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Petanian, dan Dinas Ketahanan Pangan untuk mengadakan pelatihan budidaya maggot.

"Kita akan memasifkan kegiatan budidaya maggot di sekolah-sekolah untuk menampung sampah pangan yang muncul dari program makan siang bergizi. Dan tidak hanya di sekolah, mungkin kita masifkan di masyarakat juga," kata Bambang.

Selain mengurai sampah organik, maggot hasil budidaya bermanfaat sebagai pakan ikan dan unggas yang bernilai ekonomi. Budidaya maggot sendiri telah dilakukan di beberapa sekolah antara lain SMPN 18 dan SMPN 22 Semarang.

"Anak-anak biasanya kalau makan masih bersisa yang itu kita perlu mengamati bagaimana menangani sisa makanan ini. Tadi didiskusikan bagaimana kalau dengan budidaya maggot mengingat SMP 14 memiliki tempat yang luas juga," jelas Didik Teguh, Kepala SMP N 14 Semarang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )
Pendidikan28 Juni 2026, 18:30 WIB

Hadapi Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Perkuat Nalar Kritis

Di tengah banjir informasi yang terjadi saat ini, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen literasi dan penyebar kesadaran di tengah masyarakat.
 (Sumber: )
Semarang Raya27 Juni 2026, 17:44 WIB

Sparktacular Holiday Wonderland Hadir di The Park Semarang, Sajikan Atraksi Sirkus Kelas Dunia

The Park Semarang menghadirkan Sparktacular Holiday Wonderland: International Circus Show from South America. Pertunjukan berlangsung mulai 27 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )