Waduh! Mantan KPU Jateng Sebut Ada 502.000 Pemilih Fiktif di Jawa Tengah

Elsa Krismawati
Minggu 04 Februari 2024, 16:52 WIB
Joko Purnomo mantan KPU Jateng (Sumber: Instagram @politikhariini | Foto: Instagram @politikhariini)

Joko Purnomo mantan KPU Jateng (Sumber: Instagram @politikhariini | Foto: Instagram @politikhariini)

INFOSEMARANG.COM- Jawa Tengah disebut miliki 502.00 pemilih DPT fiktif oleh Tim Nasional Pemenangan (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Dugaan timnas Amin klaim temukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) fiktif  Jateng pada Pemilu 2024.

Ratusan ribu pemilih itu diduga fiktif karena berbagai masalah seperti pemilih ganda, alamat tidak sesuai, usia di bawah 17 tahun, nama hanya satu huruf, hingga usia yang mencapai 1.000 tahun.

Baca Juga: Gelar Pesta Golongan Karya Bersama Yeni Inka, Sekar Tandjung Dorong Semangat Lahirnya Pemimpin Muda

Co Captain Tim Pemenangan AMIN Jateng, Joko Purnomo, mengatakan 502.564 pemilih diduga fiktif itu ditemukan Tim Hukum Nasional (THN) AMIN yang tersebar di 35 kabupaten/kota.

Atas temuan itu, Timnas AMIN Jateng juga telah melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng.

“Kami temukan setengah juta lebih (DPT) bermasalah. Kami ingin Bawaslu juga ikut mengawal dan mengawasi seluruh proses klarifikasi dan verifikasi yang dilakukan KPU Jateng,” ujar Joko seperti dikutip dari Instagram @politikhariini pada 4 Februari 2024.

Baca Juga: Kreak Pelaku Tawuran dengan Senjata Tajam di Jalan Borobudur Timur Berhasil Diamankan

Mantan KPU Jateng periode 2013-2018 itu menilai jika data yang dilaporkannya itu benar dan terbukti.

Maka berarti ada potensi setengah juta lebih pemilih di Jateng fiktif.

Setengah juta DPT fiktif itu juga rawan disalahgunakan, mengingat pada pengalaman Pemilu 2019 lalu ada sekitar 13 persen surat suara di Jateng tidak sah.

Baca Juga: Tata Cara Mencoblos di TPS Pemilu 2024, Perhatikan Ini agar Suara Sah

Oleh sebab itu, lanjut Joko, menjelang hari pemungutan suara pada 14 Januari 2024 ini, apabila temuan pemilih fiktif ini tidak segera ditindaklanjuti, akan membuat kepercayaan masyarakat turun terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 yang adil dan transparan.

Paling tidak pihaknya meminta ada klarifikasi supaya pengawalan proses pemilu tetap bisa berjalan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )