Dua Destinasi Ekowisata Seru di Kota Semarang: Mangrove Tapak dan Waduk Jatibarang

Galuh Prakasa
Jumat 17 November 2023, 16:54 WIB
Jelajahi keindahan alam Kota Semarang melalui dua destinasi ekowisata terkenal: Mangrove Tapak dan Waduk Jatibarang. (Sumber : Pemkot Semarang)

Jelajahi keindahan alam Kota Semarang melalui dua destinasi ekowisata terkenal: Mangrove Tapak dan Waduk Jatibarang. (Sumber : Pemkot Semarang)

INFOSEMARANG.COM -- Kota Semarang tidak hanya istimewa dengan warisan sejarah dan budayanya, tetapi juga memiliki destinasi ekowisata yang luar biasa.

Dua destinasi ekowisata itu yakni yaitu Ekowisata Mangrove Tapak di Desa Tapak dan Waduk Jatibarang.

Ekowisata Mangrove Tapak, terletak di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu. Sedangkan, Waduk Jatibarang terletak di Kelurahan Kandri, Gunungpati.

Bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi kedua tempat ini juga penting bagi pendidikan pelestarian alam dan lingkungan, serta memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Berikut penjelasan ringkas Ekowisata Mangrove dan Waduk Jatibarang seperti dilansir dari laman resmi Pemkot Semarang:

Baca Juga: Terungkap Isi Chat Keluarga Shintia Indah Permatasari: Almarhumah Kurang Sabar Apa, Selalu Dipersulit Keluarga Calon

1. Ekowisata Mangrove Tapak

Salah satu ekosistem yang dijadikan destinasi ekowisata di Kota Semarang adalah Mangrove Tapak di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu.

Mangrove Tapak dikenal memiliki kondisi yang sangat baik dibandingkan dengan daerah sekitarnya.

Selain berfungsi sebagai pemecah gelombang laut untuk menghindari abrasi, Mangrove Tapak juga menjadi rumah bagi jutaan pohon mangrove.

Keunikan pemandangan dan spot foto yang instagramable membuat Mangrove Tapak menjadi destinasi yang menarik.

Tidak hanya sebagai daya tarik pariwisata, tetapi juga sebagai tempat edukasi tentang pohon bakau.

Baca Juga: Tanding Malam Ini! El Rumi vs Jefri Nichol dalam Superstar Knockout, Nonton Live Streaming di Sini

2. Waduk Jatibarang

Destinasi ekowisata kedua di Kota Semarang adalah Waduk Jatibarang, terletak di Kelurahan Kandri, Gunungpati.

Waduk Jatibarang tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir di Kota Semarang, tetapi juga menjadi tujuan pariwisata.

Para pengunjung dapat menikmati keindahan Goa Kreo, panorama waduk, pertunjukan wayang, dan berbagai atraksi lainnya.

Pengelolaan ekowisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat setempat.

Pembangunan Objek Wisata Waduk Jatibarang meningkatkan pendapatan warga, mengubah pola hidup mereka.

Dengan memanfaatkan fasilitas pariwisata di Waduk Jatibarang, masyarakat sekitar dapat beralih dari pekerjaan pertanian tradisional.

Dengan keberagaman destinasi ekowisata yang dimiliki, Kota Semarang tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal, tetapi juga menunjukkan komitmen pada konservasi alam dan pembangunan berkelanjutan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum17 Juni 2026, 13:36 WIB

ETOS Umumkan 5 Kabid Humas Polda Terbaik 2026, Ini Daftar Lengkapnya

ETOS Indonesia Institute merilis hasil survei terbaru mengenai kinerja Kabid Humas Polda di Indonesia.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto. (Sumber: )
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )